Pergolakan Batin Dewi Sandra Sebelum Berhijab

Kompas.com - 12/06/2013, 07:18 WIB
EditorEko Hendrawan Sofyan

JAKARTA, KOMPAS.com -- Penyanyi Dewi Sandra memutuskan untuk mengenakan jilbab mulai akhir tahun lalu seiring makin serius mendalami Islam.

Dewi, menurut pengakuannya, mempelajari agama lebih dalam dengan mengikuti pengajian-pengajian untuk membuatnya semakin mantap berjilbab.

"Semua orang punya alasan sendiri untuk pakai jilbab, ada yang karena sakit, pengalaman pribadi, sadar umur. Untuk saya sendiri trigger-nya sejak 2012 ikut pengajian, kumpul di tempat yang tepat dan saya selalu tertarik dengan wanita-wanita yang berjilbab," ujar Dewi saat ditemui di Jakarta, Selasa.

Menurut dia, sampai pada satu titik, dirinya merasa sudah saatnya mengenakan jilbab dan meninggalkan busana-busana seksinya.

Ia menceritakan dirinya setelah shalat tahajud pada suatu hari di Desember 2012, esoknya mulai menggunakan jilbab.

"Di 2012 saya shalat tahajud. Nggak ngomong sama siapa-siapa, besoknya saya minta ke manajemen saya dan oke saya siap. No turning back, niatnya lillahitaala karena ingin memperbaiki diri, karena terlalu banyak hal yang harus saya perbaiki secara pribadi, baik spritual dan batin," kata Dewi.

Sebelum memutuskan berjilbab, ia mengalami pergolakan batin selama satu tahun.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Pakai jilbab maju mundur banget dari setahun yang lalu. Apalagi aku suka pakai rok mini," ujar Dewi.



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.