Judul Film "The Butler" Diperebutkan Dua Raksasa Hollywood

Kompas.com - 10/07/2013, 10:29 WIB
EditorAti Kamil
HOLLYWOOD, KOMPAS.com -- Produser ternama Hollywood Harvey Weinstein, dengan bendera Weinstein Co., dan rumah produksi film Warner Bros terlibat sengketa terbuka tentang siapa yang berhak menggunakan judul The Butler untuk film mereka.

Film dengan judul tersebut tengah diproduksi oleh Weinstein Co. Film itu berkisah tentang seorang pelayan kepala di Gedung Putih.

Sementara itu, Warner Bros. merasa lebih berhak atas judul yang sama karena pada 1916 pernah merilis film bisu singkat dengan judul persis sama. Sebuah lembaga pendamai sengketa minggu lalu menyatakan bahwa Warner. lebih berhak karena film lama tersebut. Akibatnya, Weinstein menjadi berang. Seperti ditulis oleh kantor berita Associated Press (AP), Weinstein tampaknya merasa filmya yang berpotensi menggondol Piala Oscar itu terganjal oleh sebuah film tanpa suara yang sudah berusia hampir satu abad tersebut.

Motif tersembunyi
Dalam program bincang-bincang di stasiun televisi CBS, Selasa (09/07/2013) waktu setempat, ia menuding Warner Bros. memiliki "maksud tersembunyi" dengan memersoalkan judul film itu. Dalam wawancara dengan AP, Weinstein menuding motif Warner Bros. sebenarnya adalah untuk meminta bagian dari film seri The Hobbit. Untuk film tersebut, Weinstein turut jadi pemilik hak karena ikut serta mengembangkan trilogi film laris Lord of the Rings ketika ia masih memimpin Miramax.

"Mereka sudah bilang, kalau saya tak mengutak-atik soal The Hobbit, soal judul film juga tak akan diusik," tuduh Weinstein.

Sebaliknya, Warner Bros. dalam sebuah pernyataan Selasa (9/7/2013) menyebut bahwa Weinstein menggunakan alasan sengketa judul film tersebut untuk mempublikasi filmnya "dengan cara sengaja menyebarkan informasi menyesatkan."

The Butler disutradarai oleh Lee Daniels dan diperankan oleh, antara lain, Forrest Whitaker. Film itu direncanakan akan dirilis pada 16 Agustus 2013. Skenarionya ditulis berdasar kisah hidup seorang pelayan kepala di Gedung Putih, Eugene Allen, yang telah melayani sejumlah presiden AS selama bertahun-tahun.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Weinstein Co. telah membuat film sejak awal 2000-an, termasuk Silver Linings Playbook dan Django Unchained.

Di Hollywood ada sejumlah judul film yang memang dilindungi oleh Biro Registrasi Judul. Weinstein Co. dan Warner Bros. dengan suka rela turut menjadi pesertanya dan setuju memenuhi aturannya untuk mencegah terjadinya kebingungan publik jika muncul film dengan judul senada.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X