Kesna Beri Alunan Doa untuk "Ketika Tangan dan Kaki Berkata"

Kompas.com - 11/07/2013, 15:17 WIB
Para personel band Kesna, yaitu (dari kiri ke kanan) Keppe (bas), Eza (vokal), dan Shena (gitar) berkunjung ke kantor Redaksi Kompas.com di Gedung Kompas Gramedia, Palmerah, Jakarta Pusat, Rabu (10/7/2013). Dalam menyambut bulan Ramadhan, band tersebut meluncurkan single religi KOMPAS IMAGES/DINO OKTAVIANO Para personel band Kesna, yaitu (dari kiri ke kanan) Keppe (bas), Eza (vokal), dan Shena (gitar) berkunjung ke kantor Redaksi Kompas.com di Gedung Kompas Gramedia, Palmerah, Jakarta Pusat, Rabu (10/7/2013). Dalam menyambut bulan Ramadhan, band tersebut meluncurkan single religi "Ketika Tangan dan Kaki Berkata", karya Chrisye (komposisi) dan Taufiq Ismail (lirik).
|
EditorAti Kamil
JAKARTA, KOMPAS.com -- Band Kesna--terdiri dari Keppe (bas), Eza (vokal), dan Shena (gitar)-- memilih untuk mendaur ulang lagu "Ketika Tangan dan Kaki Berkata", ciptaan Chrisye (komposisi) dan Taufiq Ismail (lirik), menjadi single religi perdana mereka dalam industri musik Indonesia.

Kesna memiliki alasan memilih lagu itu. "Pas bulan puasa tahun lalu, tiap Kesna bawain lagu itu di acara buka puasa bareng, ternyata banyak yang suka," kata Eza, yang besama Shena dan Keppe berkunjung ke kantor Redaksi Kompas.com di Jakarta, Rabu (10/7/2013). Kemudian, Gio Wibowo, produser musik Kesna dari Musica Studio's, perusahaan rekaman yang mengontrak mereka, meminta mereka menggarap lagu itu.

Kesna membuat aransemen musik baru ala mereka untuk lagu tersebut, yang berbeda dengan aransemen musik asli lagu itu. Ke dalam aransemen sederhana bernuansa akustik itu, petikan gitar akustik oleh Shena dimasukkan. "Ada penambahan part akustik, karena yang versi Om Chrisye itu sejak awal orkestrasi yang megah," jelas Shena.

Atas permintaan Indrawati Wijaya atau Acin, produser eksekutif dari Musica Studio's, perusahaan rekaman yang mengontrak Kesna, grup itu menambahkan lantunan doa oleh Eza pada intro dan tengah lagu tersebut untuk menguatkan nuansa religius lagu itu.

"Dulu Eza memang belajar qori seperti itu dan produser kami, Mas Gio, tahu Eza pernah belajar qori," cerita Eza. "Jadi, pas bulan puasa (2012) ada acara santunan anak yatim oleh Musica, di situ Eza azan magrib, dan Mas Gio sama Bu Acin dengar. Kata Bu Acin, 'Eza hawar-hawar bisa ngaji'. Akhirnya, Bu Acin excited banget, kayaknya di single ini harus ada ngajinya," lanjutnya.

Dalam single itu, Kesna menonjolkan kemampuan Eza dalam berolah vokal. "Kesna itu memang nonjolin suara Eza, makanya Shena main gitarnya hemat. Jadi, 'Ayolah, Kesna itu punya vokalis yang bagus'," ujar Keppe.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.