Sefti Tetap Ajukan Permohonan "Bilik Cinta"

Kompas.com - 22/07/2013, 22:25 WIB
Terdakwa Ahmad Fathanah (kiri) ditemani istrinya Sefti Sanustika bersiap menjalani sidang perdananya di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta, Senin (24/6/2013). TRIBUNNEWS/DANY PERMANATerdakwa Ahmad Fathanah (kiri) ditemani istrinya Sefti Sanustika bersiap menjalani sidang perdananya di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta, Senin (24/6/2013).
|
EditorEko Hendrawan Sofyan


BEKASI, KOMPAS.com — Pedangdut Sefti Sanustika, yang merupakan istri keempat terdakwa dugaan suap pengurusan kuota impor dan pencucian uang Ahmad Fathanah, mengaku belum pernah mengajukan permohonan kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) agar disediakannya "bilik cinta" di ruang tahanan suaminya. 

Sebelumnya, Ketua KPK Abraham Samad mengatakan bahwa KPK tidak akan menyiapkan bilik cinta bagi para tahanannya.

"Ah masa, emang begitu? Saya aja belum mengajukan," ujar Sefti Sanustika, saat ditemui di Panti Asuhan Al Anshor, Jatiwaringin, Pondok Gede, Jakarta, Sabtu (20/7/2013).

Septi menegaskan, dirinya belum pernah mengajukan adanya keinginan tersebut. "Saya belum ngasih surat, tetapi sudah ditolak. Ya enggak masalah sih. Kalau disediakan alhamdulillah, tetapi kalau tidak, ya enggak masalah," ujarnya.

Meski demikian, ia mengaku akan tetap mengirim surat permohonan tersebut. Rencananya, dalam waktu dekat Sefti akan melayangkan surat permohonan bilik cinta tersebut. "Insya Allah, ya saya akan tetap mengirimkan surat itu, minggu depanlah ya," tambahnya lagi.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X