Mongol: Jangan Menyepelekan Banci

Kompas.com - 01/08/2013, 14:07 WIB
Mongol KOMPAS.com/IRFAN MAULLANAMongol
|
EditorEko Hendrawan Sofyan


JAKARTA, KOMPAS.com -- Komika Mongol akan menjajal kemampuan berakting. Ia pun didaulat memerankan karakter waria dalam film Comic 8.

Mongol yang sosoknya mulai dikenal lewat program acara tv Stand Up Comedy itu mengaku tertantang dan tak ambil pusing dengan penilaian orang terhadap peran yang dimainkannya itu.

"Ya kalau saya pribadi selalu berusaha kasih tahu kalau banci bukan kejahatan. Homo bukan jahat. Mereka juga ada yang hebat. Nah pesan moralnya itu jangan terlalu menyepelekan mereka. Saya tertantang jadi banci karena muka saya seperti ini, berjenggot lagi," ujar Mongol lalu tertawa dalam wawancara usai syukuran praproduksi film Comic 8 di kantor Falcon Pictures, Duren Tiga, Jakarta Selatan, Rabu (31/7/2013).

Secara keseluruhan Comic 8 tidak dibintangi oleh artis peran ternama, melainkan diramaikan oleh penyanyi rap sekaligus komika Pandji Pragiwaksono, bersama para jebolan Stand Up Comedy Indonesia lainnya, seperti Ernest Prakarsa, Arie Keriting, Babe, hingga Fico.

Menurut Mongol, ini merupakan kesempatan emas mereka untuk belajar seni akting. "Walau kami tidak ada dasar akting, tapi setelah main film kami baru tahu bahwa akting itu enggak sembarangan, kami harus belajar. Ini waktunya membuktikan, terserah orang mau bilang apa," kata Mongol.  



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Goenawan Mohamad tentang Gandari, 'Tempo', dan Don Quixote

Goenawan Mohamad tentang Gandari, "Tempo", dan Don Quixote

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Budaya
Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Budaya
In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Budaya
Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

BrandzView
Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

BrandzView
Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam 'Sang Keris'

Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam "Sang Keris"

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Budaya
komentar di artikel lainnya
Close Ads X