Dorce: Kris Biantoro, Salah Seorang Raja Kuis

Kompas.com - 13/08/2013, 17:29 WIB
Artis Dorce Gamalama menghadiri acara 14th AMI (Anugerah Musik Indonesia) Awards, di Ballroom Central Park, Jakarta, Rabu (6/7/2011). KOMPAS IMAGES/RODERICK ADRIAN MOZESArtis Dorce Gamalama menghadiri acara 14th AMI (Anugerah Musik Indonesia) Awards, di Ballroom Central Park, Jakarta, Rabu (6/7/2011).
|
EditorAti Kamil
JAKARTA, KOMPAS.com -- Artis komedi dan vokalis Dorce Gamalama (50) ikut berduka atas meninggalnya master ceremony (MC), aktor, dan penyanyi kenamaan Kris Biantoro. Dorce mengenang Kris sebagai salah seorang raja kuis di Tanah Air.

"Dia seorang raja kuis, sudah beri sumbangsih buat negeri ini," kata Dorce dalam wawancara di kediaman Kris Biantoro di Kompleks Bukit Permai, Jalan Bromo Blok K/8 dan K/9, Cibubur, Jakarta Timur, Selasa (13/8/2013) sore. "Dia pergi saat Republik Indonesia (akan) berulang tahun (ke-68)," tambah Dorce tentang lelaki yang pernah menjadi relawan selama enam bulan di Irian Barat pada masa Operasi Trikora itu.

Christophorus Soebiantoro alias Kris Biantoro, yang lahir di Magelang, 17 Maret 1938, meninggal dunia di rumahnya itu pada Selasa (13/8/2013), pukul 13.30 WIB. Dalam dunia hiburan, sebagai vokalis pop, Kris dikenal dengan nyanyian-nyanyiannya yang berjudul "Mungkinkah", "Jangan Ditanya ke Mana Aku Pergi", dan "Juwita Malam".

Selaku aktor, pada 1970-an ia bermain dalam banyak film, yaitu "Last Tango in Jakarta", "Si Manis Jembatan Ancol", "Bulan di Atas Kuburan", "Paul Sontoloyo", "Atheis", "Pilih Menantu", "Kuntianak", "Bajingan Tengik", "Bawang Putih", "Tiga Sekawan", "Akulah Vivian", dan "Kuda-Kuda Binal". Selain itu, ia juga terkenal sebagai pemandu acara-acara televisi, antara lain Siapa Dia, Aneka Ria Safari dan Dansa Yo Dansa di TVRI.

Kris tercatat pula mendirikan Lestari (Lembaga Seni dan Teater Indonesia). Ia juga menggagas Konser Musik Kolosal Pentas Seni di Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, yang dimeriahkan oleh Norma Sanger, Ellya Khadam, Lolypop, Vina Panduwinata, dan SAS. Di samping itu, ia pernah memandu acara di klab Tropicana, Jakarta, menjelang konser band rock Inggris Deep Purple di GBK pada 1975.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.