Bukan Cuma James Hetfield yang "Manusia Abadi"

Kompas.com - 26/08/2013, 13:57 WIB
Vokalis sekaligus gitaris Metallica, James Hetfield (kiri), bersama sang gitaris, Kirk Hammett, mengentak Jakarta dalam konser band metal dari AS itu di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta Pusat, Minggu (25/8/2013) malam. WARTA KOTA/ALEX SUBANVokalis sekaligus gitaris Metallica, James Hetfield (kiri), bersama sang gitaris, Kirk Hammett, mengentak Jakarta dalam konser band metal dari AS itu di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta Pusat, Minggu (25/8/2013) malam.
|
EditorAti Kamil
JAKARTA, KOMPAS.com -- Stamina yang tinggi, ditambah kualitas vokal yang prima, membuat vokalis band metal asal AS Metallica, James Hetfield, dipuji oleh rekan segrupnya, Kirk Hammett (gitar). Di tengah konser besar yang digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, Minggu (25/8/2013) malam, Hammett tanpa ragu memuji Hetfield yang kini berusia setengah abad.

"Inilah dia, gitaris kita, Hammett," seru Hetfield memuji lebih dulu. "Hetfield... si manusia immortal (abadi)," balas Hammett.

Sebetulnya, pujian "manusia abadi" pantas disematkan tak hanya kepada Hetfield. Hammett, Robert Trujillo (bas), dan Lars Ulrich (drum) juga patut mendapatkannya. Hammett, misalnya. Gitaris berambut keriting ini terus berlari ke sana ke mari memanfaatkan lebar panggung hingga berhenti di satu titik lalu bermain secara solo pada bagian yang sengaja dikosongkan untuk aksi "pamer" kelincahan jemarinya. Jemarinya menari di atas dawai gitar elektrik kesayangannya pada lagu "Fade to Black", yang berbumbu melodi lagu film Star Wars dengan penuh distorsi sebagai intronya.

Trujillo, yang berambut kepang empat dan mengenakan kostum bola basket sebagai ciri khasnya, juga kebagian tampil solo untuk memainkan bas miliknya dengan teknik slap hingga berbunyi mendentum. Penampilan personel paling "bungsu" di Metallica itu makin lengkap dengan kuda-kuda rendah sambil melangkah ala kepiting lalu berguling ke belakan. Aksi tersebut dilakukannya seperti ketika ia masih mengisi formasi band Suicidal Tendencies.

Lalu, Ulrich? Pemain drum kelahiran Gentofte, Denmark, itu tetap tampil bertenaga dengan gebukan drumnya yang cepat sepanjang pertunjukan berlangsung. Sesekali Ulrich beratraksi menabuh snare drum atau hi-hat sambil berdiri dan gerakan lainnya yang atraktif. Dengan usianya yang sudah setengah abad, Ulrich juga pantas digolongkan sebagai "manusia abadi".

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X