Rio Dewanto Digarap Ubiet

Kompas.com - 07/10/2013, 19:58 WIB
Rio Dewanto dan Nyak Ina Raseuki atau Ubiet KOMPAS.com/IRFAN MAULLANARio Dewanto dan Nyak Ina Raseuki atau Ubiet
|
EditorAti Kamil
JAKARTA, KOMPAS.com -- Tak banyak yang tahu bahwa sebelum terkenal sebagai artis peran seperti sekarang ini Rio Dewanto (26) sempat menjadi seorang vokalis band yang dibentuknya pada 2005.

"Saya pernah nge-band, terakhir punya band 2005, musiknya pop-rock, sebelum mulai dalami akting," kata Rio dalam wawancara di sela latihan drama musikal Prahara Cinta Badai Kasih, di Kemang Timur V Kav 7, Jakarta Selatan, Senin (7/10/2013).

Tapi, bakat lain suami artis peran Atiqah Hasiholan tersebut terendus oleh penulis skenario Titien Wattimena, yang pernah bekerja sama dengan Rio dalam film Hello Goodbye. Akhirnya, Rio diajaknya memerankan karakter Ara dalam drama musikal Prahara Cinta Badai Kasih, yang diproduksi oleh Perempuan Untuk Negeri.

"Dulu pas pertama kali, waktu masih (pementasan drama musikal) Badai Kasih, saya sempat diajakin dan waktunya kebetulan bertabrakan dengan jadwal yang lain. Begitu bikin lagi dan ditawarin lagi, kebetulan dapat peran yang pas," cerita Rio.

Dikisahkan Rio, "Ara adalah sahabat Kasih dari kecil. Namanya sahabat, pernah ada perasaan. Kasih orangnya baik sama siapa pun dan Ara salah mengartikan kebaikan Kasih. Padahal, Ara sendiri sudah memiliki pasangan, Jingga (yang diperankan oleh Eni Joesoef dari Perempuan Untuk Negeri)," kisahnya.

Dengan bantuan penyanyi sekaligus guru vokal Nya Ina Raseuki (48), yang lebih akrab dipanggil Ubiet, Rio mengeluarkan bakat nyanyinya. Rio mengaku memang menunggu momen itu.

"Sebelum proyek ini, aku memang mau belajar nyanyi sama Kak Ubiet, tapi Kak Ubiet padat jadwalnya," kata Rio.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Semangat Rio untuk belajar mengolah vokalnya itu langsung disambut baik oleh Ubiet. "Kalau saya, pada prinsipnya akan membantu teman-teman sesuai kapasitas mereka, apa yang mereka punya kita perkuat. Ini bukan konser, tapi drama. Jadi, ada dramatiknya. Bahasa musiknya, ada dinamiknya. Itu yang harus diperkuat. Jadi, bukan nyanyi merdu," jelas Ubiet.

Untuk drama musikal Prahara Cinta Badai Kasih, yang akan dipentaskan di Teater Jakarta, Taman Ismail Marzuki, pada 22-24 November 2013, Ubiet berharap bisa membentuk Rio sesuai peran Ara, yang diinginkan oleh sutradara Rama Soeprapto.

"Saya akan memperkuat dan menggali yang dipunya Rio dan disesuaikan dengan karakter Ara. Nanti yang keluar nyanyian Ara bukan nyanyian Rio, enggak boleh jadi Rio, harus jadi Ara," tekan Ubiet.

Sesuai skenario, Rio akan menyanyikan empat lagu populer, seperti "Tak Pernah Padam" (Sandhy Sondoro), "Soulmate" (Kahitna), "Aku dan Dirimu" (Ari Lasso dan Bunga Citra Lestari), dan "Ough" (ADA Band).

"Kebetulan untuk lagu 'Ough' dari ADA Band, saya belum latihan sama Marcell Siahaan. Saya coba fight dulu, belajar, meski enggak bisa ngimbangin Marcell," kata Rio.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X