Peggy Melati Sukma: Hati yang Baru

Kompas.com - 16/10/2013, 11:45 WIB
Peggy Melati Sukma meluncurkan bukunya, "My Life, My Hijab" di ajang Indonesia Islamic Fashion Fair 2013, Jakarta Convention Center, Jumat (31/5/2013). KOMPAS.com/RAI RAHMAN INDRAPeggy Melati Sukma meluncurkan bukunya, "My Life, My Hijab" di ajang Indonesia Islamic Fashion Fair 2013, Jakarta Convention Center, Jumat (31/5/2013).
EditorAti Kamil
JAKARTA, KOMPAS.com -- Menyusul buku My Life My Hijab yang terbit Juli lalu, pemain sinetron Peggy Melati Sukma (37) bulan depan akan mengeluarkan buku terbaru yang menurut rencana diberi judul Luapan Cinta di Air Tenang.

Buku tersebut berisi sekitar 200 kumpulan syair karya Peggy. Perempuan yang dulu lekat dengan kata "pusiiing" yang sering diucapkannya itu mengatakan sudah sejak lama senang membuat syair. Namun, buku ini terutama akan memuat syair-syair yang ditulisnya selama setahun terakhir. Syair-syair Peggy itu banyak terinspirasi dari pengalaman spiritualnya, misalnya kerinduan dan cinta kepada Tuhan dan Rasulullah SAW.

Namun, menurut dia, dari sisi pembaca, syair-syairnya bisa saja diinterpretasikan sebagai komunikasi horizontal dengan sesama manusia. Diakui Peggy yang berhijab, pengalaman jatuh bangun hidupnya sejak beberapa tahun terakhir membawa dia pada kesadaran hati terhadap kuasa Tuhan.

"Kegiatan saya bisa masih sama dengan dulu, aktivitas sosial, mengurus perusahaan, shooting sinetron, tetapi hati saya sekarang sudah baru. Segala yang saya lakukan harus dengan niat yang bersih dan setiap hari adalah usaha berbuat yang lebih baik," ujar Peggy seusai acara bincang-bincang tentang bukunya di Boyolali, Jawa Tengah, akhir pekan lalu. (EKI)



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Goenawan Mohamad tentang Gandari, 'Tempo', dan Don Quixote

Goenawan Mohamad tentang Gandari, "Tempo", dan Don Quixote

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Budaya
Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Budaya
In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Budaya
Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

BrandzView
Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

BrandzView
Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam 'Sang Keris'

Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam "Sang Keris"

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Budaya
komentar di artikel lainnya
Close Ads X