Piyu "PADI": Saya Lagi di Jember, Nanti Telepon Lagi

Kompas.com - 27/10/2013, 17:48 WIB
Gitaris Satrio Yudi Wahono atau yang lebih dikenal sebagai Piyu PADI tampil memeriahkan konser mini penyanyi jebolan Indonesian Idol, Citra Scholastika, yang bertajuk Everybody Knew Citra, di Studio 8 RCTI, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Senin (14/10/2013) malam. Tampilan Piyu tampak berbeda, dia tak lagi berambut gondrong. TRIBUN JAKARTA/JEPRIMAGitaris Satrio Yudi Wahono atau yang lebih dikenal sebagai Piyu PADI tampil memeriahkan konser mini penyanyi jebolan Indonesian Idol, Citra Scholastika, yang bertajuk Everybody Knew Citra, di Studio 8 RCTI, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Senin (14/10/2013) malam. Tampilan Piyu tampak berbeda, dia tak lagi berambut gondrong.
|
EditorAti Kamil
JAKARTA, KOMPAS.com — Seorang perempuan dengan nama berinisial F diduga merupakan pelaku dalam kasus perusakan tiga mobil di rumah istri pengusaha Adiguna Sutowo, Vika Dewayani, di kawasan Pulogadung, Jakarta Timur, Sabtu (26/10/2013) dini hari. Beredar kabar kemudian, F merupakan inisial Flo, yang bernama lengkap Anastasia Florina Limasnax, istri Piyu "PADI".  Benarkah?

Ketika diwawancara melalui telepon pada Minggu (27/10/2013), Piyu mengatakan bahwa ia sedang di luar Jakarta. "Saya lagi di Jember, lagi ke acara pernikahan," kata Piyu.

Namun, sebelum pertanyaan mengenai keberadaan sang istri meluncur kepadanya, Piyu sudah menyelesaikan pembicaraan. "Nanti telepon lagi, ya," ujarnya. 

Diberitakan sebelumnya oleh Kompas.com , pengacara Vika, Syarifuddin Noor, belum berkomentar banyak mengenai identitas perempuan dengan nama berinisial F.

"(Nama berinisial F) itu dari lapangan. Tapi, belum diketahui siapa," kata Syarifuddin di Mapolres Metro Jakarta Timur, Sabtu (26/10/2013) malam.

Syarifuddin membenarkan bahwa pelaku perusakan tiga mobil milik kliennya adalah seorang perempuan. Namun, ia tetap tak bersedia menjelaskan identitas perempuan yang dimaksud.

"Pelaku utamanya yang (jelas) wanita. (Dia) sendiri," ujar Syarifuddin.

Syarifuddin menambahkan, sejauh ini ia belum bisa menyimpulkan apakah masalah keluarga yang memicu aksi perusakan itu. Sepanjang pengetahuannya, lanjutnya, rumah tangga kliennya selama ini terlihat tak bermasalah.

"Baik-baik saja. Tidak ada gugatan cerai (atau) masalah apa-apa. Jadi, kalau memang ada (masalah rumah tangga) terjadi, saya belum tahu," ujarnya lagi.

Selain itu, menurut Syarifuddin, Vika juga belum bertemu dengan Adiguna karena Vika baru saja pulang dari luar kota.

"Pak Adi di Jakarta saya kira. Ibu Vika belum ketemu Pak Adiguna," katanya.

Dari data yang dihimpun, F awalnya datang ke rumah Vika dengan mobilnya dan dikendarai oleh sopirnya, D. Mereka kemudian melewati portal rumah Vika, yang dijaga petugas kemanan setempat. Lantaran petugas keamanan bersangkutan mengenal mobil dan juga sopir itu, portal kemudian dibuka.

Setelah portal dibuka, perempuan tersebut kemudian meminta sopirnya turun dan mengemudikan mobilnya sendiri. Perempuan itu kemudian memacu mobilnya dan menabrak tiga mobil yang terparkir di halaman rumah Vika. Seusai melakukan aksinya, pelaku kemudian berjalan keluar rumah Vika dengan tenang.

Ketika insiden itu terjadi, di rumah Vika hanya ada seorang petugas keamanan dan seorang pembantu rumah tangga. Vika, yang saat itu tengah berada di luar kota, baru mengetahui kejadian tersebut setelah ditelepon oleh tetangganya.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terpopuler

komentar di artikel lainnya
Close Ads X