Daripada Pikirkan Enji, Ayu Ting Ting Pilih Pentingkan Bayinya

Kompas.com - 06/12/2013, 18:42 WIB
Penyanyi dangdut Ayu Rosmalina atau Ayu Ting Ting dan suaminya, Henry Baskoro Hendarso alias Enji, menunjukkan buku nikah mereka dalam jumpa pers di Studio 6 RCTI, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Jumat (5/7/2013). Jumpa pers itu diadakan terkait pernikahan mereka yang terkesan dilakukan secara mendadak dan diam-diam pada Kamis 4 Juli 2013, di rumah Ayu Ting Ting, Depok, Jawa Barat. WARTA KOTA/NUR ICHSANPenyanyi dangdut Ayu Rosmalina atau Ayu Ting Ting dan suaminya, Henry Baskoro Hendarso alias Enji, menunjukkan buku nikah mereka dalam jumpa pers di Studio 6 RCTI, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Jumat (5/7/2013). Jumpa pers itu diadakan terkait pernikahan mereka yang terkesan dilakukan secara mendadak dan diam-diam pada Kamis 4 Juli 2013, di rumah Ayu Ting Ting, Depok, Jawa Barat.
|
EditorAti Kamil
DEPOK, KOMPAS.com -- Daripada memikirkan keadaan suaminya, Henry Baskoro Hendarso alias Enji, yang sedang berususan dengan polisi, penyanyi dangdut Ayu Ting Ting mengaku saat ini lebih baik menjaga kondisi bayi yang ada dalam kandungannya, buah cinta Ayu dengan Enji.

"Yang saya khawatirin anak dan diri saya, dan keluarga saya saja," kata Ayu dalam wawancara di kediamannya, kawasan Depok, Jawa Barat, Kamis (5/12/2013) malam.

Enji telah diperiksa di Polsek Menteng, Jakarta Pusat, sejak Kamis (5/12/2013) malam hingga Jumat ini. Ia diperiksa sebagai saksi berkait dengan laporan dari dua pria berinisial nama A dan S mengenai dugaan penganiayaan terhadap mereka di Restoran Moovina, Plaza Indonesia, Jakarta Pusat, pada 29 November 2013.

Ketika diminta tanggapannya tentang hal tersebut, Ayu mengaku tak mau memusingkannya.

"Ya terserah, yang penting kan bukan saya ya. Terserah yang di luar sana melakukan apa pun. Yang jelas, saya mau bilang, Allah enggak tidur, mungkin Allah sekarang lagi bekerja tangan-tangan-Nya buat saya. Dan, terserah orang mau bilang saya apa, yang penting bukan saya, yang jelas di sini saya cuma mikirin anak saya, saya, dan orangtua saya," tekannya. 

Lantas apa yang membuat Ayu begitu tegar? "Yang buat saya tegar, ya banyak ya. Yang pertama, anak dan keluarga, dan masih banyak orang-orang yang peduli sama saya. Suatu semangat buat saya, walaupun orang enggak kenal, suka ngedoain saya," tuturnya. "Saya bisa lebih kuat, gitu terus, karena banyak yang care dan sayang sama saya. Itu aja sih, paling belajar dan belajar lagi," lanjutnya.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X