Vokalis Pure Saturday Jadi Korban Kekerasan Fisik di Bandung

Kompas.com - 23/02/2014, 14:57 WIB
BANDUNG, KOMPAS.com — Jejaring sosial Twitter pada Minggu (23/2/2014) dini hari mendadak dihebohkan oleh banyak kicauan yang menyebut bahwa vokalis band dari Bandung, Pure Saturday, Satria alias Iyo, telah menjadi korban kekerasan fisik di kota berjulukan Kota Kembang itu.

Kabar tersebut untuk kali pertama dikicaukan oleh pemilik akun @GrimlocBDG. "Rekan kami, Iyo 'Pure Saturday' salah satu korban pemukulan polisi paling parah semalam," tulis @GrimlocBDG.

Kicauan @GrimlocBDG itu silih berganti direspons oleh para artis musik lain. "Iyooo!!:( RT @GrimlocBDG: Rekan kami, Iyo 'Pure Saturday' salah satu korban pemukulan polisi paling parah semalam," kicau pemain bas, Vincent Rompies.

"Cepet sembuh kangbroh iyo RT @GrimlocBDG: Rekan kami, Iyo 'Pure Saturday' salah satu korban pemukulan polisi paling parah semalam," sahut penyanyi rap Iwa K.

Manajer Pure Saturday, Buddy Gunawan, membenarkan kabar itu. Menurut Buddy, mengacu kepada penuturan Iyo, para pelaku kekerasan fisik itu, semua lelaki dan tak berseragam, tiba-tiba masuk ke Camden Bar & Lounge, Bandung, Sabtu (22/2/2013) malam.

"Pulang dari nikahan Gebek (salah seorang temannya), malam itu Iyo mampir ke Taman Sentreum, terus dia ke Camden (Camden Bar & Lounge). Tiba-tiba, polisi langsung nyeruntul masuk, langsung mukul Iyo pakai botol minuman," jelas Buddy, yang berada di Bandung, dalam wawancara per telepon oleh Kompas.com dari Jakarta, Minggu siang.

Lanjut Buddy, Iyo kemudian dilarikan ke Rumah Sakit Boromeus untuk mendapat segera perawatan akibat luka serius di keningnya. "Langsung dibawa ke Rumah Sakit Bromeus, kena 20 jahitan lebih lah," kata Buddy.

Iyo, yang masuk unit gawat darurat pada Sabtu tengah malam, menjalani perawatan selama 12 jam. "Ini baru aja pulang," ujar Buddy.

Buddy menerangkan, sampai saat ini belum ada pihak kepolisian di Bandung yang memberi keterangan mengenai kejadian tersebut.



EditorAti Kamil

Close Ads X