Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Doyok: Kalau Sesak Napas, Jojon Tak Pernah Kewalahan

Kompas.com - 06/03/2014, 10:51 WIB
|
EditorAti Kamil
JAKARTA, KOMPAS.com — Pelawak Doyok turut berduka atas meninggalnya pelawak legendaris Djuhri Masdjan alias Jojon, yang terkena serangan jantung dan meninggal dunia pada Kamis (6/3/2014) pukul 06.10 WIB. Menurut Doyok, sebelum menjalani perawatan di Rumah Sakit Premier Jatinegara, Jakarta Timur, sejak 3 Maret 2014, Jojon sudah sering mengalami sesak napas.

"Saya mendengar kabar dia mulai kritis itu di Radio Elshinta yang teleponan sama anak Jojon. Tapi, sebenarnya sebelum masuk rumah sakit, Jojon sudah sering sesak napas, memang sudah lama itu," tutur Doyok dalam wawancara per telepon di Jakarta, Kamis.

Doyok mengatakan, pelawak dengan ciri khas kumis ala Adolf Hitler atau Charlie Chaplin dan celana normal high waisted bersuspender itu tak pernah terlihat kewalahan ketika mengawali sesak napas.

"Sesak napas, ya, memang ciri khas dia suka seperti itu. Tapi, enggak kewalahan juga," kata Doyok.

Namun, Doyok tak menduga kalau Jojon pada akhir usianya terkena serangan jantung.

"Pas dapat kabar, ternyata dari sesak napas itu merembet ke jantungnya," ujar Doyok.

Kabar berpulangnya Jojon dengan cepat beredar melalui pesan Broadcast BlackBerry Messenger sejak Kamis pagi.

"Telah Meninggal Dunia Pelawak H Djodjon jam 6.10 pagi karena serangan jantung di RS Ramsey Premier Jatinegara. Jenazah masih berada di RS Premier Jatinegara akan dibawa ke rumah duka sekitar pukul 11.00 WIB. Alamat Rumah Duka Jln. Puri Pangeran No. 3 Imperial Golf Estate Sentul City Bogor," bunyi pesan tersebut.

Jojon meninggalkan seorang istri, Henny Mariyana, dan delapan anak. Dua anak lagi dari Jojon dan Henny sudah meninggl dunia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca tentang
Video rekomendasi
Video lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+