Di Pembukaan Piala Dunia 2014, JLo Bergoyang Samba

Kompas.com - 13/06/2014, 12:26 WIB
Jennifer Lopez atau JLo tampil di panggung acara pembukaan Piala Dunia 2014 di Sao Paolo, Brasil, Kamis (12/6/2014) sore waktu setempat. Ia membawakan lagu tema Piala Dunia 2014, We Are One (Ole Ola) bersama Pittbull dan Claudia Leitte. AFP PHOTO/PEDRO UGARTEJennifer Lopez atau JLo tampil di panggung acara pembukaan Piala Dunia 2014 di Sao Paolo, Brasil, Kamis (12/6/2014) sore waktu setempat. Ia membawakan lagu tema Piala Dunia 2014, We Are One (Ole Ola) bersama Pittbull dan Claudia Leitte.
EditorAti Kamil
SAO PAOLO, KOMPAS.com -- Vokalis kelahiran AS berdarah Puerto Rico, Jennifer Lopez atau JLo, yang mengenakan leotard hijau bertabur manik-manik dengan bagian dada setengah terbuka, bernyanyi dan bergoyang samba di panggung acara pembukaan Piala Dunia 2014 di Sao Paolo, Brasil, Kamis (12/6/2014) sore waktu setempat. Ia tampil bersama Pittbull, rapper kelahiran AS berdarah Kuba, dan Claudia Leitte, penyanyi kelahiran Brasil berdarah Portugis. Mereka membawakan lagu tema Piala Dunia 2014, "We Are One (Ole Ola)".  

Leitte tampil lebih dulu di panggung berbentuk kelopak bunga merekah untuk memanaskan suasana, sebelum Pittbull dan JLo muncul dari lubang berbentuk lingkaran yang bisa terbuka dan tertutup di tengah lantai panggung. Lagu yang mereka bawakan secara umum mendapat sambutan hangat dari para penonton, meski terdengar juga seruan yang mengekspresikan kekurangsukaan ketika JLo menyanyi pada bagian solonya dalam lagu tersebut sembari bergoyang samba.

Namun, tata sound tidak sepenuhnya bagus. Vokal Pitbull tenggelam oleh bunyi perkusi pengiring yang dimainkan secara live oleh satu grup pemusik Brasil.

Sambutan meriah dari para penonton terdengar lagi ketika lagu tersebut berakhir.

Leitte, yang mengenakan leotard biru berkilau, beraksi sebagai penyangga penampilan itu di hadapan para penonton, mengingat lagu tersebut oleh publik telah dinilai kurang Brasil dan kurang layak untuk Piala Dunia. Di panggung, Leitte beraksi seperti pemandu sorak untuk membuat para penonton memberi sambutan meriah.

Pada 8 Juni 2014, FIFA, penyelenggara Piala Dunia, mengumumkan bahwa JLo tidak akan tampil dalam Piala Dunia 2014, karena masalah produksi pertunjukan tersebut. Namun, kemudian, JLo menegaskan bahwa ia tetap akan tampil.

Ketika "We Are One"s dirilis, pada tahun ini juga, media sosial dipenuhi kritik bahwa lagu tersebut kurang Brasil dan kurang layak untuk Piala Dunia. Video lagu itu di YouTube mencetak lebih dari 75 juta view. Selain itu, menurut Nielsen Soundscan, lagu tersebut terjual lewat 91.000 unduhan berbayar.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dalam acara pembukaan Piala Dunia 2014, yang berlangsung kira-kira 25 menit, dihadirkan pula musik Brasil dari berbagai daerah di negara itu, yang disertai aksi dari para penari dengan kostum daerah dan para penampil capoeira.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.