Kematian Robin Williams, Dugaan Bunuh Diri, dan Sejarah Kecanduan

Kompas.com - 12/08/2014, 06:42 WIB
Robin Williams. Gambar diambil pada 20 November 2011 Carl Court / AFPRobin Williams. Gambar diambil pada 20 November 2011
EditorPalupi Annisa Auliani
LOS ANGELES, KOMPAS.com — Aktor dan komedian pemenang Piala Oscar, Robin Wiliams (63), ditemukan tewas di kediamannya di California, Amerika Serikat, Senin (11/8/2014) siang. Aktor yang pernah berjuang mengatasi kecanduan ini diduga bunuh diri.

Divisi Koroner Kantor Sheriff Daerah Marin, California, menyatakan dugaan penyebab kematian karena bunuh diri ini berdasarkan temuan kondisi asfiksia (kematian karena kekurangan udara) pada jasad Williams, tetapi penyebab pasti kematiannya dinyatakan masih dalam penyelidikan. Asfiksia ditandai dengan kondisi darah yang kekurangan oksigen dan tingginya kandungan karbon dioksida.

Williams yang dikenal antara lain sebagai psikiater dalam film Good Will Hunting ini diketahui pernah lama berjuang melawan kecanduan. Bulan lalu, dia diketahui masuk ke pusat rehabilitasi di Minnesota, Amerika Serikat, untuk mempertahankan ketenangan.

Saat itu, kerabat Williams menyatakan, aktor ini tak lagi menggunakan obat-obatan terlarang ataupun menenggak minuman beralkohol. Menurut kerabat tersebut, dia mendatangi pusat rehabilitasi itu untuk menyempurnakan dan memfokuskan ketenangannya setelah bekerja lebih lama dari jadwal biasa.

Baca tentang
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Ikut


Sumber Reuters
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X