Rizal Mantovani Garap Film "Supernova" di Amerika

Kompas.com - 25/09/2014, 18:37 WIB
EditorTri Wahono


WASHINGTON, KOMPAS.com
- Sutradara Indonesia, Rizal Mantovani, baru-baru ini berada di Washington, D.C. untuk menyelesaikan syuting film terbarunya Supernova yang diadaptasi dari novel terkenal karya Dewi Lestari, Supernova 1: Ksatria, Puteri, dan Bintang Jatuh.

Dengan kru yang berjumlah 13 orang, Rizal berhasil menyelesaikan shooting dalam waktu kurang dari satu minggu. Shooting di luar negeri memang tidak sebebas di negeri sendiri. Pasalnya untuk mengambil gambar di Amerika Serikat memerlukan izin resmi.

"Jadi memang Soraya Films dikenal dengan production house yang shooting-nya sangat proper," kata Rizal saat ditemui oleh VOA di bilangan Georgetown, Washington, D.C. "Mereka mengurus semuanya. Kita shooting di Lincoln Memorial itu dengan izin. Kita juga shooting di tempat-tempat (lain) ada rumah juga dengan izin," lanjut dia.

Ini bukan pertama kalinya Rizal menyutradarai sebuah film yang diadaptasi dari sebuah novel yang laris di pasaran. Sebelumnya, Rizal pernah menjadi sutradara untuk film 5 cm yang diadaptasi dari novel karya Donny Dhirgantoro.

"Sebuah kebanggaan tersendiri ya untuk menggarap sebuah karya setenar Supernova. Tapi di sisi lain karena ini adalah sebuah karya yang sangat fenomenal dari segi cerita (dan) dari segi novel, ada satu pressure di mana kita harus membikin sepas mungkin," papar dia.

Hal ini karena menurut Rizal setiap pembaca novel memiliki persepsi yang berbeda.

"Jadi akan sangat konyol kalau kita kejar detil-detil untuk menyamakan dengan buku. Kenapa? Karena pada akhirnya apa yang kita bikin tidak akan pernah sama untuk orang lain. Imajinasi kita baca buku itu sangat beda dengan kita nonton film," lanjut Rizal.

Bagi Rizal, yang penting adalah untuk menyamakan spirit yang ada di dalam buku dengan filmnya. Pada akhirnya ia tahu bahwa dirinya tidak akan pernah bisa memuaskan keinginan semua orang.

"Kalau terkekang dengan ketakutan-ketakutan itu mungkin akan menjadi sesuatu yang negatif. Jadi memang karena istilahnya adalah adaptasi, ya sudah, berarti kita adaptasi ini," jelas Rizal.

Sang penulis, Dewi Lestari juga telah memberikan restu dan kebebasan kepada Rizal untuk berkarya lewat film Supernova ini. "Silahkan saja. Begitu dari dia. Saya juga sudah ngomong sama dia dan dia bilang good luck," cerita Rizal. "Mudah-mudahan akan menjadi sebuah film yang berguna untuk kita semua," lanjutnya.

Film Supernova produksi Soraya Films ini rencananya akan dirilis Desember 2014. Selain Arifin Putra dan Hamish Daud, film ini juga menampilkan bintang-bintang seperti Herjunot Ali, Fedi Nuril, Raline Shah, Arifin Putra, Hamish Daud, dan Paula Verhouven.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.