"Gitar-tainment" dari Six Strings

Kompas.com - 02/11/2014, 21:04 WIB
EditorAti Kamil
JAKARTA, KOMPAS.com -- Enam gitaris, yaitu Budjana, Tohpati, Baron, Baim, Eross, dan Andre Dinuth, tampil sepanggung, sealbum pula. Menamakan diri Six Strings, mereka menyuguhkan—kita sebut saja sebagai— "gitar-tainment". Di tangan mereka, gitar menemukan peran sebagai panglima.

Bayangkan enam gitaris berdiri berjajar di panggung. Dan jreng mengalunlah lagu ”Bendera” karya Eross yang dipopulerkan oleh band Cokelat itu. Pergelaran Six Strings di Graha Bhakti Budaya, Taman Ismail Marzuki, Jakarta, Kamis (30/10) malam, menandai peluncuran album mereka, I Got Your Back. "Bendera" menjadi lagu pembuka album dan penutup konser. Six Strings cukup bijak membagi jatah permainan sehingga tidak terkesan sebagai kontes gitar atau sekadar unjuk kebolehan individu yang digabung sepanggung.

Pada lagu tersebut, setiap gitaris mendapat jatah memainkan beberapa bar dengan sound serta gaya permainan personal masing-masing. Mereka mampu menata porsi masing-masing sehingga keenam rasa itu teramu dengan pas.

"Bendera" menjadi kaya warna dan lebih berkibar-kibar. Materi lagu tetap sama, aransemen tidak terlalu jauh berbeda dengan versi Cokelat, tetapi muncul sentuhan rasa baru karena adanya enam gitaris dengan karakter yang berlainan tersebut. Six Strings juga tampil berenam dalam lagu "I Got Your Back".

"Saya pengin melebur dengan teman-teman," kata Tohpati menunjukkan bahwa ia tidak ingin menonjolkan diri.

"Rasa saling menghargai satu sama lain dari kami sangat tinggi. Dalam permainan kami ada toleransi. Seperti hiduplah, orang punya keyakinan masing-masing, tapi saling menghormati," kata Budjana bijak.

Melebur bukan berarti menghancurkan atau meniadakan karakter personal masing-masing. Dalam permainan berenam atau bertiga, rasa bluesy dari Andre Dinuth masih terasa. Lick atau sentuhan khas Budjana yang pernah mewarnai GIGI atau album-album solo jazznya juga masih terdengar. Ada pula jejak kegarangan rock ala 1990-an dari Baron. Begitu pula sentuhan personal Baim, Tohpati, dan Eross.

Album
Konser yang digelar Pos Entertainment dengan produser Dhani "Pete" Widjanarko itu terasa lebih hidup dari permainan mereka dalam album. Boleh jadi karena dalam konser keenam gitaris saling berinteraksi langsung. Dalam album, permainan dilakukan terpisah kemudian disatukan dalam satu komposisi. Selain itu, keberadaan penonton juga mempunyai andil dalam menghidupkan atmosfer pergelaran.

Lagu-lagu dalam album I Got Your Back pada dasarnya berbasis dari latihan bareng. Akan tetapi, karena faktor teknis rekaman, mereka harus melakukan take atau bermain secara terpisah sesuai bagian masing-masing. Akan tetapi, diakui Budjana, hal itu bukan berarti menghilangkan kebersamaan yang dibangun saat latihan bersama.

"Hasil tak jauh berbeda dari saat kami bermain bersama-sama. Kami tidak lepas dari konsep," kata Budjana.

Halaman Selanjutnya
Halaman:
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X