Film Jokowi Ditarik dari Bioskop, Ini Alasannya

Kompas.com - 23/11/2014, 14:17 WIB
Aktor Ben Joshua saat memerankan Gubernur DKI Joko Widodo bersama rekan mainnya yang memerankan Basuki Tjahaja Purnama ichsan suhendraAktor Ben Joshua saat memerankan Gubernur DKI Joko Widodo bersama rekan mainnya yang memerankan Basuki Tjahaja Purnama
|
EditorAna Shofiana Syatiri

JAKARTA, KOMPAS.com
 — Film Jokowi Adalah Kita sempat tayang selama satu hari pada Kamis (20/11/2014). Namun, sang produser dari K2K Pictures, KK Dheeraj, menarik film tersebut dari edaran karena saran dari Bara JP (Barisan Relawan Jokowi Presiden).

Bara JP beralasan, momen penayangan tidak tepat. Beberapa komentar di dunia maya bernada miring kepada Jokowi. Hal ini dinilai bertolak belakang dengan film yang dimaksud.

"Ditunda penayangannya. Kenaikan harga BBM mengakibatkan politik yang panas. Sayang kalau gara-gara panas soal BBM lantas malas nonton filmnya karena banyak contoh teladan di dalamnya," ujar Dheeraj saat ditemui di kantornya, Jakarta, Jumat (21/11/2014).

"Bara JP paham situasi panas karena kenaikan harga BBM. Ide mundur tayang ini dari Bara JP. Saya sutuju. Masa situasi panas mau kita mau mengganggu. Kita tunggu agar semua kondusif. Kita berdoa maksudnya agar kondusif dulu," lanjutnya.

Dheeraj belum menentukan kapan film yang dibintangi Ben Joshua dan Sylvia Fully itu akan tayang kembali. "Jadi, kita tunggu. Kalau suasana aman, baru diputar lagi," tutupnya.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X