Roy Marten: Saya Mahzab yang Kurang Setuju Hukuman Mati

Kompas.com - 17/01/2015, 11:57 WIB
|
EditorLaksono Hari Wiwoho


SEMARANG, KOMPAS.com - Aktor senior Roy Marten menolak keputusan eksekusi hukuman mati terhadap enam terpidana kasus narkotika oleh Kejaksaan Agung.

Salah satu yang menolak kebijakan hukuman mati terhadap terpidana mati narkotika adalah Roy Marten. Artis tiga zaman itu menolak hukuman mati dan rencana eksekusi mati terhadap enam terpidana kasus narkotika pada 18 Januari 2015.

"Saya termasuk mahzab yang kurang setuju hukuman mati," kata Roy dalam perbincangan singkat melalui telepon dengan Kompas.com, Sabtu (17/1/2015).

Mantan duta antinarkoba itu mengatakan, pemerintah tidak perlu mengambil keputusan yang kontroversial dengan mengeksekusi para terpidana mati narkotika. Menurut dia, hukuman seumur hidup saja sudah membuat mereka "mati" secara sosial. "Penjara seumur hidup itu juga sengsara setengah mati," jelasnya.

Meski tidak setuju dengan hukuman mati terhadap terpidana mati narkotika, Roy menilai pernyataannya tidak akan berpengaruh apa pun lantaran hal itu sudah menjadi keputusan pemerintah.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

 

Konten pilihan untukmu

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.