Mayangsari dan Macapat untuk Parikesit

Kompas.com - 11/03/2015, 15:49 WIB
Mayangsari di sela shooting klip video lagu Tak Ingin Sendiri di kawasan Kemang, Jakarta Selatan, Rabu (18/6/2014) KOMPAS.com/IRFAN MAULLANAMayangsari di sela shooting klip video lagu Tak Ingin Sendiri di kawasan Kemang, Jakarta Selatan, Rabu (18/6/2014)
EditorAti Kamil
JAKARTA, KOMPAS.com -- Di tengah keasyikan mengurus putri (Khirani) dan suaminya (Bambang Trihatmodjo), penyanyi Mayangsari (43) akan meluangkan waktu untuk ambil bagian dalam pergelaran wayang orang "Lahirnya Parikesit" di Jakarta, 26 Maret nanti. Dalam lakon, Parikesit akan digendong oleh ibunya, disertai tembang yang akan dilantunkan Mayangsari.

Dalam latihan Minggu (8/3/2015), pelantun hit "Tiada Lagi" dan "Harus Malam Ini" menyenandungkan tembang macapat "Cekikrek", yang liriknya akan disesuaikan dengan suasana.

Ketika ditanya apakah bisa nyinden (karena selama ini ia lebih dikenal sebagai penyanyi pop), Mayang menjawab, "Ya bisa sedikitlah. Tidak sah, masa bapaknya dalang anaknya tak bisa nyinden."

Agustina Mayangsari yang adalah putri Ki Dalang Sugito dan pesinden Larasatun ikut pergelaran Parikesit selain karena panggilan darah seniwatinya, juga merasa acara ini merupakan upaya pelestarian budaya.

Tentang kota kelahirannya di Purwokerto, Mayang-kelahiran bulan Agustus (sehingga diberi nama Agustina) dan lahir saat ayahnya pentas mendalang (mayang)-mengaku masih sering datang ke kota yang dikenal dengan getuk gorengnya.

"Karena rindu orangtua dan keluarga di sana," tambahnya.

Mayang berharap pementasan seni tradisi seperti wayang orang bisa disosialisasikan lebih luas, syukur-syukur bisa menjadi tren yang membanggakan.

Oke deh Mbak Sinden, selamat meninabobokan Parikesit. (NIN)

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terpopuler

komentar di artikel lainnya
Close Ads X