Jay Subiyakto: Konser Krisdayanti Harus Berbeda

Kompas.com - 24/04/2015, 23:45 WIB
Erwin Gutawa, Krisdayanti, dan Jay Subiyakto diabadikan usai jumpa pers konser Traya, di Galeri Indonesia Kaya, Grand Indonesia, Thamrin, Jakarta Pusat, Jumat (20/3/2015). KOMPAS.com/YULIANUS FEBRIARKOErwin Gutawa, Krisdayanti, dan Jay Subiyakto diabadikan usai jumpa pers konser Traya, di Galeri Indonesia Kaya, Grand Indonesia, Thamrin, Jakarta Pusat, Jumat (20/3/2015).
|
EditorIrfan Maullana
JAKARTA, KOMPAS.com -- Konser bertajuk Traya yang akan digelar diva pop Krisdayanti di Plenary Hall, Jakarta Convention Center (JCC), pada 3 Mei 2015 nanti, dijanjikan akan menyuguhkan sebuah pertunjukan berbeda. Sutradara dan penata artistik pertunjukan panggung serta video iklan dan musik Jay Subiyakto mengatakan, dirinya tidak ingin ada kesamaan antara Traya dengan konser Krisdayanti sebelumnya.

"Ini sebenarnya konsep saya, Erwin (komposer Erwin Gutawa), dan Yanti. Memang konsep (tata letak dan dekorasi) panggung kali ini, saya ingin sesuatu yang berbeda dari konser Yanti tahun 2001 dan 2005," ujar Jay, selaku sutradara sekaligus penata panggung konser Traya, dalam jumpa pers di West Mall Grand Indonesia Shopping Town, Jakarta Pusat, Jumat (24/4/2015).

Agar berbeda, Jay sengaja menantang vokalis yang akrab disapa KD itu untuk memerkuat nuansa pertunjukan dengan seni tradisional yang akan berpadu dengan musik orkestra yang diramu Erwin.

"Nanti akan kami buktikan musik yang beragam seperti apa?" ucap Jay.

Sedangkan untuk persiapan konser, Jay mengaku hanya tinggal mengatur tata panggung di lokasi konser. "Saat ini sudah 90 persen. Untuk panggungnya akan masuk ke JCC pada tanggal 30 (April 2015)," ucap Jay.

Jay pun berharap, pertunjukan istri pengusaha asal Timor Leste, Raul Lemos itu dapat menjadi tontonan yang spektakuler.

"Ingin tontonan yang berbeda. Kalau dipersiapkan dengan baik maka hasilnya akan baik. Kalau persiapan tidak baik, maka hasilnya tak maksimal," ujar Jay.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Goenawan Mohamad tentang Gandari, 'Tempo', dan Don Quixote

Goenawan Mohamad tentang Gandari, "Tempo", dan Don Quixote

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Budaya
Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Budaya
In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Budaya
Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

BrandzView
Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

BrandzView
Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam 'Sang Keris'

Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam "Sang Keris"

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Budaya
komentar di artikel lainnya
Close Ads X