Teuku Rassya Ditunjuk Jadi Duta Thalassemia

Kompas.com - 09/05/2015, 15:12 WIB
Liebeskind KOMPAS.com/ SILVITA AGMASARILiebeskind
|
EditorAlvin Dwipayana

JAKARTA, KOMPAS.com
– Bertepatan dengan hari Thalassemia sedunia yang diperingati setiap tanggal 8 Mei, artis dan vokalis Teuku Rassya (16)  memiliki peran baru dalam kegiatan sosial, yaitu menjadi duta Thalassemia Aceh. 

“Saya senang dan bersyukur bisa diberi kesempatan ini. Kebetulan keluarga saya berasal dari Aceh dan jumlah penderita Thalassemia di Aceh sendiri adalah yang terbanyak di Indonesia. Ini menjadi tanggung jawab besar bagi saya sebagai bagian dari generasi muda untuk membuat orang lain peduli akan penyakit ini,” tutur Rassya dalam wawancara usai konferensi pers pengukuhan Duta Thalassemia Aceh di kawasan Tanah Abang, Jakarta Pusat, Jumat (8/5/2015) lalu.

Dengan ditunjuknya menjadi duta Thalassemia Aceh, Rassya ingin berkontribusi untuk menyadarkan dan memberi tahu khalayak luas mengenai sebab dan akibat penyakit Thalassemia ini.

“Banyak orang yang belum mengetahui mengenai penyakit ini. Sehingga menjadi tanggung jawab saya untuk menyebarkan informasi mengenai penyakit Thalassemia di kalangan generasi muda. Saya tidak mau generasi selanjutnya tidak tahu apa-apa tentang penyakit ini,” katanya

Berbagai cara untuk menyebarkan informasi mengenai Thalassemia akan dilakukan oleh Rassya diantaranya, membagi informasi mengenai penyakit tersebut melalui sosial media.

“Pastinya saya akan menggali lebih dalam mengenai penyakit ini.  Saya akan memberi tahu pada  masyarakat, terutama generasi muda melalui sosial media. Saya akan mendorong masyarakat untuk melakukan pemeriksaan darah secara rutin sejak dini agar tahu apakah mereka membawa sifat penyakit Thalassemia atau tidak. Selain itu, saya juga bantu meyakinkan orang-orang Indonesia untuk mendonorkan darahnya bagi pasien Thalassemia,” ujar putra dari Teuku Rafli dan Tamara Bleszynski ini.

Thalassemia sendiri adalah penyakit kelainan darah yang ditandai dengan kondisi sel darah merah yang rusak atau umurnya lebih pendek dari sel darah merah normal yakni hanya 120 hari. Akibatnya, penderita Thalassemia akan mengalami gejala anemia seperti sakit kepala, muka pucat, badan sering lemas, susah tidur, nafsu makan hilang, dan infeksi berulang. Penyakit ini juga merupakan penyakit keturunan yang bisa didapat dari orangtua yang menderita Thelassemia. Penyakit yang tidak menular ini, sampai sekarang belum ditemukan obatnya.

 

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.