Cynthiara Alona: Daripada Jadi Germo, Mending Jual Diri Sendiri

Kompas.com - 12/05/2015, 14:06 WIB
Model sekaligus artis peran Cynthiara Alona menggelar acara syukuran bersama para anak yatim piatu dari Panti Asuhan Anak Tebet, Jakarta Selatan, sabtu (16/3/2013). Acara syukuran itu diadakannya berkait dengan kebebasannya sesudah tiga bulan mendekam di Lembaga Pemasyarakatan Tangerang. TRIBUN JAKARTA/JEPRIMAModel sekaligus artis peran Cynthiara Alona menggelar acara syukuran bersama para anak yatim piatu dari Panti Asuhan Anak Tebet, Jakarta Selatan, sabtu (16/3/2013). Acara syukuran itu diadakannya berkait dengan kebebasannya sesudah tiga bulan mendekam di Lembaga Pemasyarakatan Tangerang.
|
EditorAti Kamil
JAKARTA, KOMPAS.com -- Artis peran dan model Cynthiara Alona (29) membantah kabar yang beredar melalui broadcast message bahwa ia bekerja juga menjadi mucikari atau germo bagi para artis lain dalam bisnis prostitusi online. Ia berandai-andai, daripada ia menjadi germo, lebih baik menjual diri sendiri tanpa perantara germo.

"Daripada gue jadi germo, mending gue jual diri. Daripada gue jadi germo artis, mending gue jual badan gue. Gue cantik, seksi. Gue PD (percaya diri) sama diri gue sendiri," tuturnya dalam wawancara di kawasan Tendean, Jakarta Selatan, Senin (11/5/2015).

Namun, lanjut Cynthiara, ia tak memilih jalan tersebut, karena ia tidak kekurangan penghasilan dengan menekuni bisnis properti.

"Berani bayar berapa ke saya? Income saya dari bisnis properti, Rp 700 juta, masa jual diri," ujarnya.

Diakuinya, tawaran untuk berhubungan intim dengan tarif ratusan juta rupiah belum pernah datang kepadanya. Namun, sambungnya, ia tak menampik bahwa foto-fotonya yang tanpa busana sudah tersebar di dunia maya.

"Pasti cowok hidung belang pengin mencoba. Tapi, belum ada tawaran itu. Mungkin takut sama apa yang saya pakai, penampilan saya (bermerk)," ujarnya lagi.

Cynthiara mengatakan fenomena artis yang nyambi menjual diri dengan bayaran mahal tak cuma terjadi di Indonesia. Di negara-negara lain, Thailand contohnya, juga ada.

"Ya, wajar saja, itu faktornya orangtua, hidup glamor, anak. Justru kalau di kehidupan model, enggak glamor, kalau kehidupan artis glamor," ucapnya.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X