Andre Taulany Balas Rasa Kangen Wangi Studio Rekaman

Kompas.com - 17/05/2015, 12:42 WIB
Andre Taulany diabadikan dalam acara peluncuran single Sayangku, yang dinyanyikannya, di Kuningan City, Jakarta Selatan, Sabtu (16/5/2015). KOMPAS.com/THALIA SHELYNDRA WAndre Taulany diabadikan dalam acara peluncuran single Sayangku, yang dinyanyikannya, di Kuningan City, Jakarta Selatan, Sabtu (16/5/2015).
|
EditorAti Kamil
JAKARTA, KOMPAS.com -- Hampir enam tahun tak masuk studio untuk menelurkan rekaman nyanyian solo, artis peran dan vokalis Andre Taulany (40) mengaku kangen akan wangi studio rekaman musik.

Sabtu (16/5/2015) di Jakarta, Andre meluncurkan single "Sayangku", karya pencipta lagu sekaligus produser rekaman J Refly Tombokan. Dalam acara peluncuran nyanyian barunya itu, ia mengungkapkan pengalaman dan perasaannya menjalani kembali rekaman musik.

"Ada cerita menarik, ketika saya pertama kali masuk lagi ke studio rekaman, saya sempet agak ragu, karena saya sudah hampir enam tahun enggak rekaman di studio lagi. Kan 2008 terakhir saya dengan (band) Stinky. Setelah itu, saya bener-bener udah sama sekali enggak terjun atau pun masuk ke studio rekaman. Apalagi, ini bener-bener proyek saya sendiri," cerita Andre.

"Tapi, saya sangat rindu dengan wangi studio, karena wangi studio itu khas banget. Wanginya, nuansanya, suasananya, sepinya," sambungnya.

Andre mengaku, meski sudah bertahun-tahun tidak menjalani rekaman musik, ia tak memerlukan waktu lama untuk beradaptasi lagi.

"Cumn awal-awal take vokal, masih banyak yang ngulang-ngulang," ucap pemain film Kiamat Sudah Dekat ini.

Andre berkisah, operator yang membantu proses rekaman vokalnya juga sempat berpikir bahwa Andre sudah lupa cara bernyanyi, tetapi Andre tidak menyerah dan tetap mencoba memberi yang terbaik.

Andre mengaku pula, hanya membutuhkan satu jadwal rekaman di studio untuk menyelesaikan take vokalnya. Lanjutnya, dari awal kerja sama dengan Refly hingga rilis single itu hanya memakan waktu dua tiga bulan.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Goenawan Mohamad tentang Gandari, 'Tempo', dan Don Quixote

Goenawan Mohamad tentang Gandari, "Tempo", dan Don Quixote

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Budaya
Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Budaya
In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Budaya
Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

BrandzView
Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

BrandzView
Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam 'Sang Keris'

Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam "Sang Keris"

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Budaya
komentar di artikel lainnya
Close Ads X