Andre Taulany: Tak Ada Musuh-musuhan dengan Stinky

Kompas.com - 17/05/2015, 13:14 WIB
Andre Taulany diabadikan dalam acara peluncuran single Sayangku, yang dinyanyikannya, di Kuningan City, Jakarta Selatan, Sabtu (16/5/2015). KOMPAS.com/THALIA SHELYNDRA WAndre Taulany diabadikan dalam acara peluncuran single Sayangku, yang dinyanyikannya, di Kuningan City, Jakarta Selatan, Sabtu (16/5/2015).
|
EditorAti Kamil
JAKARTA, KOMPAS.com -- Dengan Andre Taulany (40) keluar dari bandi Stinky pada 2008, ternyata hubungannya dengan para personel grup tersebut tidak terganggu. Pada acara peluncuran single Andre, "Sayangku", di Jakarta pada Sabtu (16/05/2015), Andre bahkan tampil diiringi oleh Edy dan Rangga, drummer dan pemain keyboard Stinky.

"Saya dan stinky itu udah seperti keluarga ya. Jadi, kalau ada rumor atau gosip saya dipecat dari Stinky tuh salah," kata Andre, yang kini terkenal sebagai artis komedi di layar kaca.

Andre pun mengaku bahwa ia mendapat dukungan dari band yang membesarkan namanya tersebut.

"Intinya adalah kami enggak ada dendam. Jadi, musuh-musuhan enggak ada. Saya support Stinky, begitu pun Stinky support saya," katanya lagi.

Dalam lagu barunya, menurut Andre, ia tetap menunjukkan karakternya dalam bernyanyi sebagaimana ketika ia masih menjadi vokalis Stinky. Tema lagunya pun seperti tema lagu-lagu Stinky.

"Karena itu udah karakter yang saya punya, mau apa pun diubah, ya akan sama seperti itu," ujar Andre.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Goenawan Mohamad tentang Gandari, 'Tempo', dan Don Quixote

Goenawan Mohamad tentang Gandari, "Tempo", dan Don Quixote

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Budaya
Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Budaya
In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Budaya
Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

BrandzView
Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

BrandzView
Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam 'Sang Keris'

Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam "Sang Keris"

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Budaya
komentar di artikel lainnya
Close Ads X