Giring "Nidji" Sebut YouTube Musuh Terbesar Musik Indonesia

Kompas.com - 23/05/2015, 10:06 WIB
Vokalis Giring KOMPAS.com/IRFAN MAULLANAVokalis Giring "Nidji" hadir dalam acara Revolusi Harmoni untuk Revolusi Mental, di Parkir Timur, Senayan, Jakarta, Rabu (11/6/2014).
|
EditorCaroline Damanik

JAKARTA, KOMPAS.com - Penjualan album musik Indonesia saat ini tengah lesu lantaran banyaknya pembajakan melalui kepingan kaset fisik ataupun upload lagu secara digital. Menurut vokalis grup band Nidji, Giring Ganesha (31), salah satu musuh terbesar industri musik Indonesia adalah maraknya peredaran lagu secara digital melalui situs YouTube.

"Apa sih musuh terbesar musik di Indonesia? YouTube. Karena masih ada yang upload karya orang, padahal punya DVD aslinya," kata Giring dalam wawancara di Youth Xperience Zone 2015, di Balai Sarbini, Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jumat (22/5/2015).

Bahkan, lanjut Giring, daripada memutar lagu atau menonton video klip melalui kepingan kaset, masyarakat malah lebih memilih untuk menonton di situs YouTube.

"Jadi, kalau teman-teman masih mau lihat Nidji, Noah, atau Ungu, ayo stop," kata dia.

Giring menceritakan, saat pergi ke klinik gigi, dirinya tak sengaja melihat ada salah satu staf yang memutar lagu melalui situs tersebut.

"Sebenarnya, kalau kita menghargai karya anak bangsa sendiri, harusnya mulai sadar, bisa beli kaset (originalnya)," ucapnya.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X