Ronal Surapradja Tak Sangka Kenakan "Sandal Sapi"

Kompas.com - 10/08/2015, 21:21 WIB
Ronal Surapradja diabadikan bersama salah satu pengrajin sandal bandol, Daryanto, di sela acara musik dan komunitas Gebyar Asyiiik 2015, di GOR Satria, Purwokerto, Jawa Tengah, Sabtu (8/8/2015) malam. KOMPAS.com/ANDI MUTTYA KETENG PANGERANGRonal Surapradja diabadikan bersama salah satu pengrajin sandal bandol, Daryanto, di sela acara musik dan komunitas Gebyar Asyiiik 2015, di GOR Satria, Purwokerto, Jawa Tengah, Sabtu (8/8/2015) malam.
|
EditorIrfan Maullana

PURWOKERTO, KOMPAS.com -- Artis komedi dan penyiar radio Ronal Surapradja (38) tiba-tiba melontarkan permohonan maaf karena mengenakan sandal ketika menghadiri jumpa pers acara musik dan komunitas Gebyar Asyiiik 2015 yang digelar di GOR Satria pada akhir pekan lalu. Namun, sandal itu disebutnya bukanlah sembarang sandal. 

"Mohon maaf bukan tidak sopan pakai sandal tapi saya pakai sandal bandolan. Bahannya dari ban bekas yang diolah jadi sandal," ucapnya di sela acara musik dan komunitas Gebyar Asyiiik 2015, di GOR Satria, Purwokerto, Jawa Tengah, Sabtu (8/8/2015) malam.

Sandal bandol tercatat sudah ada di Indonesia sejak era 1950-an. Sandal bandol tak hanya digunakan sebagai alas kaki manusia, tetapi juga dipakai sebagai sandal sapi. Fungsinya, melindungi kuku sapi-sapi karena berjalan jauh.

Awalnya, Ronal terkejut. Ia tak menyangka bahwa sandal itu disebut juga sandal sapi. Namun, ia mengaku senang karena sandal bandol merupakan hasil kreasi tradisional asli Indonesia.

"Sandal sapi? Oh... ha-ha-ha, saya senang sih. Saya suka produk-produk Indonesia. Misalnya pakai batik Garutan. Dan dikasih sandal ini sebagai oleh-oleh saya senang. Lumayan buat jumatan (shalat Jumat)," tuturnya sambil tersenyum.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X