Kikan Namara Kembalikan Semangat '90-an

Kompas.com - 13/08/2015, 20:02 WIB
Kikan KOMPAS.com/IRFAN MAULLANAKikan
|
EditorIrfan Maullana


JAKARTA, KOMPAS.com —
Vokalis Kikan Namara (38) mengungkapkan bahwa ia akan segera merilis album solo perdananya pada November 2015 mendatang. Dalam album solo perdananya, Kikan, yang pernah menjadi vokalis grup band Cokelat, ingin menghadirkan nuansa musik 1990-an.

"Konsep album ini back to 90's, dan aku lebih banyakin sound-sound dari era 1990-an karena aku kan besar di era 1990-an, jadi aku pengin mengembalikan semangat 1990-an itu," katanya dalam wawancara di sela acara Sama Satu Rasa, di kawasan Kemang, Jakarta Selatan, Rabu (12/8/2015).

Album tersebut nantinya juga menjadi album solo perdananya setelah keluar dari grup band Cokelat pada 2010 lalu.

"Album ini akan menjadi album solo perdana aku setelah sekian lama. Mungkin banyak yang enggak tahu aku masih nyanyi atau enggak setelah keluar dari Cokelat," tuturnya.

Rencananya, Kikan akan memuat 10 lagu yang 9 di antaranya diciptakan oleh dirinya sendiri. "Dari 10 lagu itu, 9 lagu itu aku yang nulis, dan satu lagu adalah recycle lagu lama yang pernah aku bawain juga. Inspirasi lagu-lagu itu juga lebih pada keseharian, aku mengamati orang dari segala problematika cintanya. Cintanya juga macam-macam, ada cinta kepada alam, cinta arti keluarga, dan cinta antar-manusia," kata Kikan.

Dalam proyek bermusiknya, Kikan melibatkan beberapa artis musik yang namanya masih dirahasiakan. "Banyak musisi yang terlibat sih. Ada beberapa nama juga yang banyak orang sudah kenal, tetapi aku belum bisa bocorin siapa-siapa aja," ucapnya.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Goenawan Mohamad tentang Gandari, 'Tempo', dan Don Quixote

Goenawan Mohamad tentang Gandari, "Tempo", dan Don Quixote

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Budaya
Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Budaya
In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Budaya
Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

BrandzView
Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

BrandzView
Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam 'Sang Keris'

Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam "Sang Keris"

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Budaya
komentar di artikel lainnya
Close Ads X