Nugie: Lagu Cinta dan Lingkungan

Kompas.com - 26/08/2015, 15:01 WIB
Nugie diabadikan usai menghadiri acara Pelepasan 1.000 Balon 'Share Your Dreams' Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan di Jakarta Convention Center, Senayan, Jakarta Pusat, Minggu (21/6/2015). KOMPAS.com/ANDI MUTTYA KETENG PANGERANGNugie diabadikan usai menghadiri acara Pelepasan 1.000 Balon 'Share Your Dreams' Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan di Jakarta Convention Center, Senayan, Jakarta Pusat, Minggu (21/6/2015).
EditorAti Kamil
JAKARTA, KOMPAS.com -- Nugie (44) sudah dikenal gemar bertualang di alam. Penyanyi bernama asli Agustinus Gusti Nugroho itu melancong ke Taman Nasional Danau Sentarum, Kalimantan Barat, Juni 2015, dan berencana ke Gunung Gede, Jawa Barat, September nanti.

Seusai peringatan Hari Konservasi Alam Nasional 2015 di sekitar Taman Nasional Ujung Kulon, Pandeglang, Banten, pertengahan Agustus 2015, Nugie menaksir, hampir separuh lagunya bertemakan alam. Dia tidak ingat pasti total jumlah lagu yang sudah diciptakannya.

"Ada ratusan lagu untuk semua tema. Tapi, lebih susah bikin lagu cinta ketimbang bertema alam," kata Nugie tersenyum.

Kerapnya bertualang di alam memberikan inspirasi. Maka, terciptalah, misalnya, lagu tentang penyu, Bukit Bangkirai, dan burung gereja.

Lagu teranyar Nugie adalah "Mulailah dari Diri Sendiri" yang mengajak masyarakat menanam pohon, mengurangi plastik, mendaur ulang sampah, membawa tas belanja sendiri, serta menghemat listrik, bahan bakar minyak, dan air.

Ajakan merawat lingkungan dalam lagu itu dipraktikkan kepada dua anaknya, Arkazora Nugraha (8) dan Brigitta Nikaia Nugroho (4). Terkait merawat lingkungan, Nugie juga mewariskan kebiasaan baik dari orangtuanya kepada anak-anaknya, yaitu kerja bakti di lingkungan tempat tinggal. "Nanti kalau sudah lebih besar, aku akan ajak membersihkan got di sekitar rumah biar air tidak menggenang," ujar Nugie yang tinggal di kawasan Bintaro, Jakarta Selatan.

Tak hanya membersihkan got, Nugie juga ingin mengajar mereka merawat tanaman, membersihkan daun-daun, dan memilah-milah sampah. Ia berharap, jika anak-anaknya besar nanti, mereka masih bisa menikmati lingkungan yang layak.

"Minimal seperti kondisi yang aku dapatkan sekarang," ucapnya. (BAY/B06)

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X