Bimbim "Slank": Paru-parunya Mati, Sesaklah Dunia

Kompas.com - 15/09/2015, 16:49 WIB
Personel Slank, Bimo Setiawan Almachzumi alias Bimbim Slank berpose di sela-sela menghadiri press screening film berjudul 99% Muhrim Get Married 5, di Epicentrum XXI, Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (28/7/2015). Grup band Slank terlibat mengisi soundtrack dalam film drama komedi tersebut. TRIBUNNEWS / JEPRIMAPersonel Slank, Bimo Setiawan Almachzumi alias Bimbim Slank berpose di sela-sela menghadiri press screening film berjudul 99% Muhrim Get Married 5, di Epicentrum XXI, Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (28/7/2015). Grup band Slank terlibat mengisi soundtrack dalam film drama komedi tersebut.
|
EditorIrfan Maullana

JAKARTA, KOMPAS.com -- Penabuh drum grup band Slank, Bimbim (48), menilai bahwa kebakaran lahan dan hutan yang menimbulkan kabut asap selama ini merupakan kesalahan yang telah berulang kali terjadi di Indonesia.

"Kesalahan yang selalu terulang yah, perbuatan manusia sih tepatnya. Hukumnya kurang sanksinya kurang, musti dipenjarain tuh orangnya apalagi perusahaanya, beri pengumuman ke publik kalo dia merusak lingkungan," ujar Bimbim dalam wawancara di kawasan Medan Merdeka, Jakarta Pusat, Senin (14/9/2015).

Pria bernama lahir Bimo Setiawan Almachzumi tersebut mengatakan, perbuatan sengaja membakar lahan dan hutan akan berimbas membahayakan manusia. "Dampaknya gila kan Indonesia paru-paru dunia sama Brazil. Paru-parunya mati, sesaklah dunia," katanya.

Bimbim menekankan, perlu ada hukuman tegas untuk para pelaku. "Penjarain sih, umumin ke publik, namanya siapa. Selama ini kan cuma imbauan, orang enggak kapok," kata Bimbim.

Titik-titik api terdeteksi ada di wilayah Sumatera Selatan, Riau, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, dan Kalimantan Selatan. (baca: Presiden Perintahkan TNI Bantu Padamkan Kebakaran Hutan)
 
Di Sumatera Selatan terpantau ada 224 titik api menurut data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).
 
Pada 4 September Presiden Joko Widodo bertemu dengan beberapa pejabat terkait untuk membahas penanganan bencana kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan. (baca: Pemerintah Siapkan Operasi Darurat Asap di Sumatera dan Kalimantan)



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X