Gita Gutawa Ketagihan Jadi Produser

Kompas.com - 30/09/2015, 15:58 WIB
Gita Gutawa hadir dalam acara peluncuran album Di Atas Rata Rata 2, di Galeri Indonesia Kaya, Jakarta Pusat, Selasa (29/9/2015) malam. KOMPAS.com/ANDI MUTTYA KETENG PANGERANGGita Gutawa hadir dalam acara peluncuran album Di Atas Rata Rata 2, di Galeri Indonesia Kaya, Jakarta Pusat, Selasa (29/9/2015) malam.
|
EditorAti Kamil
JAKARTA, KOMPAS.com -- Artis musik Gita Gutawa (22) mengaku ketagihan menjadi produser musik. Sudah tiga album ia produseri, yaitu album kompilasi Di Atas Rata Rata (DARR) pertama dua tahun lalu, albumnya sendiri yang berjudul The Next Chapter pada 2014, dan album kompilasi DARR kedua tahun ini.

"Kalau dibilang ketagihan, ya aku memang seneng banget ngerjain proyek ini," kata Gita kepada para wartawan setelah jumpa pers peluncuran album Di Atas Rata Rata (DARR) 2 di Galeri Indonesia Kaya (GIK), Jakarta Pusat, Selasa (29/9/2015) malam.

Gita merasa banyak mendapat pengalaman dan ilmu baru dalam bermusik selama menjadi produser musik, terutama ketika menggarap dua album kompilasi sejumlah anak berbakat di bidang musik yang dipilih oleh Gita bersama ayahnya, pemusik Erwin Gutawa, dalam program Di Atas Rata Rata (DARR).

"Yang pasti, aku banyak belajar. Ini ketiga kalinya aku produseri album. Aku juga banyak membuat lirik dalam album DARR 2 ini. Aku banyak terinspirasi dari anak-anak yang terlibat proyek DARR. Yang kedua ini lebih banyak tantangannya," ucapnya.

Gita mengaku, di samping menggarap album terbaru DARR dan menjalani kuliah S2-nya di London School of Economics and Political Science, Inggris, ia masih melahirkan karya musiknya sendiri. Namun, ia masih merahasiakannya.

"Masih, tapi aku mau konsen dan fokus ke DARR ini dulu. Memang, waktu aku, selain kuliah, aku spent (gunakan) buat DARR," tutur Gita, yang telah menyelesaikan kuliah S1 bidang ekonomi di University of Birmingham, Inggris.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Goenawan Mohamad tentang Gandari, 'Tempo', dan Don Quixote

Goenawan Mohamad tentang Gandari, "Tempo", dan Don Quixote

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Budaya
Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Budaya
In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Budaya
Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

BrandzView
Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

BrandzView
Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam 'Sang Keris'

Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam "Sang Keris"

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Budaya
komentar di artikel lainnya
Close Ads X