Iwan Fals: Ojek "Online" Jadi Pelat Kuning Saja

Kompas.com - 20/12/2015, 06:47 WIB
Iwan Fals saat saat berbincang dengan Kompas.com usai jumpa pers konser Untukmu Indonesia di Jakarta Golf Club, Rawamangun, Jakarta Timur, Kamis (12/11/2015). KOMPAS IMAGES/RODERICK ADRIAN MOZESIwan Fals saat saat berbincang dengan Kompas.com usai jumpa pers konser Untukmu Indonesia di Jakarta Golf Club, Rawamangun, Jakarta Timur, Kamis (12/11/2015).
|
EditorTri Wahono
JAKARTA, KOMPAS.com - Musisi Iwan Fals (54) mempunyai ide bahwa ojek "online" diubah saja menjadi moda transportasi berpelat kuning.

"Saya sempet ngobrol sama sopir saya waktu jalan. Kenapa enggak dipelat kuningin saja ya, jadi resmi bahwa itu moda transportasi," ujar Iwan saat dijumpai di kawasan Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Jumat (18/12/2015).

Menurut Iwan, ojek berbasis online tersebut amat sayang jika dilarang. Sebab, selain karena kebutuhan masyarakat perkotaan akan moda transportasi yang cepat menerobos kemacetan, faktor membuka lapangan pekerjaan menjadi salah satunya.

"Udah ada lebih dari 20 ribu orang kerja di situ. Gimana coba kalau enggak ada pekerjaan? Nanti khawatir kalau ada mata gelap. Orang ada yang punya istri dan anak," ucapnya.

Di luar hal tersebut, Iwan berpandangan bahwa ada dilema dengan ojek online.

Sebab, ojek memang bukanlah transportasi umum sesuai dengan Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas Angkutan Jalan (LLAJ).

"Di satu sisi, benar undang-undangnya dari warisan zaman dulu itu bukan transportasi. Tapi kenyataannya Go-jek diterima Presiden di Istana. Lalu menghidupkan banyak orang," ujarnya.

"Ini cuma saran aja, apa Go-jek mau demonstrasi ke DPR? Atau motor dipelat kuningin saja. Tapi apakah DLLAJ siap dengan pelat kuning mengingat kabar-kabar tentang DLLAJ, kabarnya juga ada yang bilang blingsatan juga. Tapi kalau Go-jek dipelat kuningin, mungkin juga enggak sih?" ucapnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.