Novel "Akar" Dewi Lestari Segera Diangkat ke Layar Lebar

Kompas.com - 27/01/2016, 12:39 WIB
Dewi Lestari KOMPAS.com/TRI SUSANTO SETIAWANDewi Lestari
|
EditorIrfan Maullana

JAKARTA, KOMPAS.com -- Kabar gembira bagi para pecinta rangkaian novel fiksi ilmiah "Supernova" karya vokalis dan penulis Dewi Lestari. Seri kedua novel tersebut, "Akar", segera diangkat ke layar lebar.

Namun, para penggemar agaknya harus sedikit bersabar karena produksi film Akar baru bisa dimulai usai buku "Intelegensi Embun Pagi", yang merupakan seri terakhir "Supernova" dirilis.

"Supernova ini universe yang besar banget. Kami juga nunggu buku terakhir Mbak Dewi untuk tahu universe-nya bakalan seperti apa," tutur sutradara Angga Dwimas Sasongko yang akan duduk pengarah film tersebut, usai pemutaran perdana film Surat dari Praha di XXI Epicentrum, Jakarta Selatan, baru-baru ini.

Dikatakan Angga, mengadaptasi cerita Akar menjadi karya visual bukanlah hal mudah. Butuh proses kreatif yang panjang.

"Akar prosesnya masih sangat panjang. Itu project yang menantang hingga kita butuh waktu untuk produksi. Film Cahaya Dari Timur kan persiapan empat tahun, Akar bisa jadi cukup panjang bahkan lebih dari itu. Mbak Dewi sangat mengerti," tuturnya.

Sayang, Angga menolak membicarakan lebih lanjut tentang proyek film tersebut.

"Saya enggak mau bicara banyak soal Akar karena masih prematur," kata dia lagi.

Film Akar rencananya akan berada di bawah naungan rumah produksi Visinema Pictures. Berbeda dari adaptasi layar lebar seri pertamanya, Supernova, yang diproduksi oleh Soraya Intercine Films.

"Ya enggak apa-apa (beda), kan setiap novel dari seri ini punya lisensi," ucap Angga.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Budaya
Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

BrandzView
Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

BrandzView
Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam 'Sang Keris'

Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam "Sang Keris"

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Buku, Film, dan Kecemasan Pembaca

Coming Home with Leila Chudori: Buku, Film, dan Kecemasan Pembaca

Budaya
Coming Home with Leila Chudori-Petty F Fatimah: Membaca Arundhati, Memahami Anjum

Coming Home with Leila Chudori-Petty F Fatimah: Membaca Arundhati, Memahami Anjum

Budaya
Choky Sitohang soal Teori Konspirasi Covid-19: Jangan Ajak Orang Lain Ikut Bingung

Choky Sitohang soal Teori Konspirasi Covid-19: Jangan Ajak Orang Lain Ikut Bingung

Seleb
Coming Home with Leila Chudori: Kesehatan Mental Seniman di Mata Nova Riyanti Yusuf

Coming Home with Leila Chudori: Kesehatan Mental Seniman di Mata Nova Riyanti Yusuf

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Dari Generasi Ketiga, Setelah Amy Tan dan Ha Jin

Coming Home with Leila Chudori: Dari Generasi Ketiga, Setelah Amy Tan dan Ha Jin

Musik
Fans Parasite, Ini Karya Lain Bong Joon-ho yang Tak Boleh Terlewatkan

Fans Parasite, Ini Karya Lain Bong Joon-ho yang Tak Boleh Terlewatkan

BrandzView
komentar di artikel lainnya
Close Ads X