Didaulat Nyanyikan Lagu Jawa, Cherrybelle Gugup

Kompas.com - 29/01/2016, 12:27 WIB
Cherrybelle menjadi penampil dalam pergelaran Suara Indonesia, yang diadakan oleh Kompas TV di Jakarta Convention Center, Kamis (28/1/2016) malam. KOMPAS.com/ANDI MUTTYA KETENG PANGERANGCherrybelle menjadi penampil dalam pergelaran Suara Indonesia, yang diadakan oleh Kompas TV di Jakarta Convention Center, Kamis (28/1/2016) malam.
|
EditorAti Kamil
JAKARTA, KOMPAS.com -- Para personel girlband Cherrybelle mengaku gugup ketika diminta membawakan lagu berbahasa Jawa, "Jangkrik Genggong", yang telah dipopulerkan oleh penyanyi keroncong kawakan Waldjinah.

"Sebenarnya waktu awal-awal denger lagunya lumayan deg-degan ya, karena wow nadanya Jawa banget, bahasanya Jawa," cerita Christy "Chibi" di sela Suara Indonesia, acara pengukuhan Kompas TV sebagai televisi berita, di Jakarta Convention Center, Kamis (28/1/2016) malam.

Beruntung, ada tiga personel Cherrybelle yang berasal dari Jawa. Mereka kemudian membantu personel-personel lainnya dalam mempelajari lagu itu.

"Jadi, mereka bertugas mengajarkan ke kami untuk logatnya kayak gimana. Latihan itu dua kali pertemuan. Pertama, bareng sama band (pengiring) buat cek nada. Kedua, pas geladi resik," terang Christy.

Kegugupan mereka mulai hilang ketika musik untuk lagu "Jangrik Genggong" digubah dari keroncong ke pop.

"Aransemennya diubah sesuai karakter Cherrybelle yang ceria, tapi tetap dengan lirik bahasa Jawa-nya," kisah Novi 'Chibi'.

Lagu tersebut mereka nyanyikan di panggung sebagai kejutan bagi Waldjinah, yang dianugerahi penghargaan sebagai salah seorang warga Indonesia yang telah membuka jalan untuk menggemakan nama Indonesia.

Selain "Jangkrik Genggong", tiga lagu lain yang berbahasa Jawa dan telah dipopulerkan oleh Waldjinah juga disuguhkan di panggung Suara Indonesia. "Walang Kekek" oleh Sruti Respati, "Getuk" oleh Maruli Tampubolon, dan "Ayo Ngguyu" oleh Candil.

"Medley, kolaborasi, ganti-gantian, tetap dengan karakter masing-masing," terang Christy lagi.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Goenawan Mohamad tentang Gandari, 'Tempo', dan Don Quixote

Goenawan Mohamad tentang Gandari, "Tempo", dan Don Quixote

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Budaya
Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Budaya
In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Budaya
Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

BrandzView
Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

BrandzView
Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam 'Sang Keris'

Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam "Sang Keris"

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Budaya
komentar di artikel lainnya
Close Ads X