"Di Hadapan Rahasia", Adimas Immanuel Gandeng Ananda Sukarlan

Kompas.com - 18/02/2016, 13:41 WIB
Penulis muda Adimas Immanuel (kanan) diabadikan bersama komponis Ananda Sukarlan (kiri) dan penyanyi sopran Mariska Setiawan (tengah) usai peluncuran buku Di Hadapan Rahasia karya Adimas Immanuel di Teater Kecil, TIM, Jakarta Pusat, Rabu (17/2/2016) malam. KOMPAS.COM/YULIANUS FEBRIARKOPenulis muda Adimas Immanuel (kanan) diabadikan bersama komponis Ananda Sukarlan (kiri) dan penyanyi sopran Mariska Setiawan (tengah) usai peluncuran buku Di Hadapan Rahasia karya Adimas Immanuel di Teater Kecil, TIM, Jakarta Pusat, Rabu (17/2/2016) malam.
|
EditorKistyarini
JAKARTA, KOMPAS.com - Penulis puisi muda kelahiran kota Solo, Adimas Immanuel (25) meluncurkan buku bertajuk "Di Hadapan Rahasia".

Uniknya, peluncuran buku puisi itu ia kemas dengan resital piano yang dibawakan oleh maestro piano Ananda Sukarlan.

Ia juga menggandeng penyanyi sopran Mariska Setiawan untuk menyanyikan lima puisi Adimas yang ada dalam buku Di Hadapan Rahasia.

Kelima puisi itu adalah Sakal, Menanam Rahasia, Prahabita, Di Hadapan Rahasia, dan Iras.

"Untuk konsep peluncuran ini idenya sederhana ya. Saya kenal Ananda dan punya visi yang sama yaitu menggabungkan berbagai macam bentuk seni," kata Adimas pada peluncuran bukunya di Taman Ismail Marzuki, Jakarta Pusat, Rabu (17/2/2016).

"Puisi kan selama ini terkesan kaku. Harapannya dengan musik, puisi itu jadi lebih cair karena ada nada, ada suasananya juga," kata Adimas dalam wawancara usai peluncuran buku Di Hadapan Rahasia, Rabu (17/2/2016) malam.

"Agar message-nya sampai dan syukur-syukur bisa melahirkan tafsir baru," imbuhnya.

Sementara Ananda Sukarlan yang memang sudah sering membuat musikalisasi puisi dengan pianonya mengaku bahwa proses pembuatan komposisi kelima puisi Adimas berjalan selama  dua minggu.

"Saya memang selalu tertarik mengawinkan puisi dan sastra. Ini puisi-puisi yang pilih saya. Saya ngerjainnya malam gitu dini hari, terus Skype-an sama Mariska karena dia kan di Surabaya buat diskusi. Nah, malam saya bikin, Mariska paginya udah tinggal nyanyi aja," tuturnya.

"Puisinya Dimas ini pakai kata-kata sederhana tapi atmosfer di antara kata-katanya tuh ekspresif, hanya bisa dikatakan lewat musik," sambungnya.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X