Neneknya Tak Tahu Lady Gaga Pernah Jadi Korban Kekerasan Seksual

Kompas.com - 02/03/2016, 13:55 WIB
EditorKistyarini
LOS ANGELES, KOMPAS.com - Pada tahun 2014, Lady Gaga (29) mengungkap bahwa dia pernah menjadi korban pemerkosaan saat umurnya 19 tahun.

Meskipun demikian, banyak dari keluarga besarnya yang tidak mengetahui kemalangannya itu sampai mereka menonton penampilannya di panggung Oscar ke-88, Minggu (28/2/2016).

 

My grandmother (in the middle) and my Aunt Sheri (on the right) both called me the day after the Oscars because I never told them I was a survivor. I was too ashamed. Too afraid. And it took me a long time to even admit it to myself because I'm Catholic and I knew it was evil but I thought it was my fault. I thought it was my fault for ten years. The morning after the Oscars when I talked to my grandmother Ronnie, with tears in her eyes I could hear them welling through the phone she said to me "My darling granddaughter, I've never been more proud of you than I am today." Something I have kept a secret for so long that I was more ashamed of than anything-- became the thing the women in my life were the most proud of. And not just any women, the ones I look up to the most. #BeBrave #speakup #tilithappenstoyou

A photo posted by Lady Gaga (@ladygaga) on Mar 1, 2016 at 5:04pm PST


"Nenekku (tengah) dan Tante Sheri (kiri) menelepon aku setelah Oscar karena aku tidak pernah bilang ke mereka bahwa aku penyintas," tulis Gaga melalui Instagram dan Twitter.

Pada Minggu kemarin, pemenang enam penghargaan Grammy itu itu memukau publik ketika membawakan lagu "Til It Happens to You".

[Baca: "Till It Happens to You" yang Mengharukan dari Lady Gaga]

Lagu yang ditulisnya bersama Diane Warren itu merupakan lagu tema The Hunting Ground, sebuah film dokumenter tentang pemerkosaan dan kekerasan seksual di kampus-kampus AS.

Pada penampilannya itu, Gaga didampingi 50 penyintas kekerasan seksual. [Baca: Di Panggung Oscar 2016, Lady Gaga Didampingi Korban Kekerasan Seksual]

Gaga juga menulis tentang ketakutan dan rasa malunya karena menjadi korban kekerasan seksual. Ia bahkan mengira pemerkosaan itu salah dia juga.

"Selama 10 tahun aku mengira itu semua salahku. Pagi setelah Oscar ketika aku menelepon nenekku Ronnie, aku bisa mendengar dia menangis dan bilang "Cucuku tersayang, aku sangat bangga padamu hari ini,"

Gaga menceritakan percakapan dengan keluarganya itu kepada lebih dari 71 juta follower-nya di media sosial. Ia berharap dengan itu korban-korban kekerasan seksual mau bersuara lantang.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang
Sumber People


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.