Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Jasamarga

16 Tahun Silam, "The Simpsons" Sebut Donald Trump Jadi Presiden

Kompas.com - 20/03/2016, 13:19 WIB
KOMPAS.com - Pada 19 Maret 2000, film kartun The Simpsons menayangkan episode bertajuk "Bart to the Future".

Episode itu menceritakan Lisa baru dilantik menjadi presiden AS.

Salah satu adegan film itu adalah Lisa Simpson duduk di Oval Office, ruang kerja presiden AS di Gedung Putih.

Baca juga: Dewi Yull Ungkap Satu Pesan pada Anak-anaknya agar Tak Membenci Ray Sahetapy Usai Bercerai

"Seperti yang kita tahu, kita mewarisi masalah anggaran dari Presiden Trump," kata Presiden Lisa.

Ternyata 16 tahun yang lalu, penulis film seri televisi itu sudah "memprediksi" Donald Trump menjadi presiden AS.

Dalam episode itu digambarkan di bawah kepemimpinan Trump, Amerika mengalami krisis ekonomi yang cukup parah.

Baca juga: Kronologi Satpam RS di Bekasi Dianiaya Keluarga Pasien hingga Kejang

Saking parahnya, untuk membeli buku pun tidak ada uang karena AS telah "berutang dari setiap negara di dunia".

Kepada The Washington Post, Jumat (18/3/2016), penulis episode tersebut, Dan Greaeny mengatakan, sosok Donald Trump cocok untuk dijadikan bahan komedi ketika itu.

Menurut Greaney, film seri televisi memerlukan nama pesohor agar ceritanya agak absurd.

Baca juga: Habisi Jurnalis Juwita di Atas Mobil, Oknum Anggota TNI AL Peragakan 33 Adegan

"Dia cocok menjadi figur kartun ala Simpson," katanya lagi.

"Tetapi ketika sekarang ia mencalonkan diri sebagai presiden, saya melihatnya dari sisi yang lebih gelap. Dulu dia seperti sosok yang menyenangkan," kata penulis dan produser pemenang penghargaan Emmy itu.

Namun ia menolak disebut meramalkan peristiwa politik. "Saya sama sekali tidak pernah memprediksi kampanye (Trump)," kata Greaney.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Berikan Komentar
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Perang Dagang AS: Indonesia Masih Berhitung, China Membalas, Australia Protes
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi Akun
Proteksi akunmu dari aktivitas yang tidak kamu lakukan.
199920002001200220032004200520062007200820092010
Data akan digunakan untuk tujuan verifikasi sesuai Kebijakan Data Pribadi KG Media.
Verifikasi Akun Berhasil
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau