Ada Keterangan Berbeda antara Nikita Mirzani dengan Tersangka Kasus Prostitusi

Kompas.com - 13/04/2016, 18:49 WIB
Artis peran Nikita Mirzani diabadikan di Brewerkz Restaurant, Senayan City, Jakarta Pusat, Rabu (27/1/2016). KOMPAS.com/TRI SUSANTO SETIAWANArtis peran Nikita Mirzani diabadikan di Brewerkz Restaurant, Senayan City, Jakarta Pusat, Rabu (27/1/2016).
|
EditorKistyarini

JAKARTA, KOMPAS.com - Kasubdit III Direktorat Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri, Kombes Umar Surya Fana mengatakan, ada kesaksian berbeda antara artis Nikita Mirzani dengan tersangka kasus prostitusi, Ari alias A.

Menurut Umar, pihaknya mencoba mengonfrontasi keduanya, tetapi tidak pernah ada kabar dari Nikita selaku korban.

"Kemarin pengacaranya lagi nentuin hari untuk dikonfrontasi sama si Ari. Karena keterangan Nikita dan Ari tidak nyambung, tidak sesuai," ujar Umar di Mabes Polri, Jakarta, Rabu (13/4/2016).

Keterangan yang tidak sesuai di antara mereka mereka adalah Ari mengatakan Nikita langsung bertemu dirinya begitu tiba di hotel. Sementara Nikita mengaku langsung masuk ke kamar begitu tiba di hotel.

"Nah ini yang mau kita proses salah satunya itu dari banyak hal yang mau kita pastikan peristiwanya seperti apa. Ini yang mau kita klopkan," kata Umar.

Oleh karena itu, penyidik ingin menghadapkan Nikita dengam Ari untuk mengofrontasi  kesaksian keduanya.

Nikita juga akan dijadikan saksi dalam persidangan F dan O, tersangka lain yang terlebih dahulu masuk pengadilan.

Sementara itu, korban lainnya yaitu Puti Revita, membeberkan pernyataan yang sama persis dengan Ari.

"Yang beda hanya Nikita saja. Kan selama ini Nikita merasa tidak melakukan apa-apa," kata Umar.

[Baca: Dua Tersangka Kasus Prostitusi Libatkan Nikita Mirzani Segera Disidang]

Kasus prostitusi yang menjerat Nikita berawal dari penyamaran polisi di Hotel Kempinsky Jakarta, 11 Desember 2015 lalu.

Penyidik yang menyamar menggerebek aktivitas prostitusi di hotel itu. Artis Nikita Mirzani yang menjadi korban prostitusi diamankan dalam penggerebekan itu.

Penyidik menangkap mucikari Nikita, F dan O, tidak lama kemudian. Keduanya langsung ditetapkan sebagai tersangka atas tuduhan perkara perdagangan orang.

Adapun Nikita diposisikan sebagai korban. Belakangan, penyidik menetapkan A sebagai tersangka. A ditangkap 16 Januari 2016.



Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Budaya
Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Budaya
In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Budaya
Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

BrandzView
Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

BrandzView
Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam 'Sang Keris'

Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam "Sang Keris"

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Buku, Film, dan Kecemasan Pembaca

Coming Home with Leila Chudori: Buku, Film, dan Kecemasan Pembaca

Budaya
komentar di artikel lainnya
Close Ads X