Jika Berbohong dalam Sidang, Nikita Mirzani Terancam Pasal Pidana

Kompas.com - 13/04/2016, 19:10 WIB
Nikita Mirzani alias artis NM dikirim ke Panti Sosial Karya Wanita, Pasar Rebo, Jakarta Timuar, Jumat (11/12/2015) untuk didata. Nikita diduga terlibat dalam praktik prostitusi online yang dikelola mucikari F dan O. KOMPAS.com/DIAN REINIS KUMAMPUNGNikita Mirzani alias artis NM dikirim ke Panti Sosial Karya Wanita, Pasar Rebo, Jakarta Timuar, Jumat (11/12/2015) untuk didata. Nikita diduga terlibat dalam praktik prostitusi online yang dikelola mucikari F dan O.
|
EditorKistyarini

JAKARTA, KOMPAS.com - Artis Nikita Mirzani selama ini bersikukuh bahwa dirinya berada di posisi korban dalam kasus prostitusi.

Kasubdit III Direktorat Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri Kombes Umar Surya Fana mengatakan keterangan yang diberikan artis Nikita berbeda dengan keterangan para tersangka.

[Baca: Ada Keterangan Berbeda antara Nikita Mirzani dengan Tersangka Kasus Prostitusi]

Umar mengatakan, jika terbukti berbohong, Nikita terancam dijerat pidana karena memberi keterangan palsu.

"Jika statement itu (Nikita) pertahankan sampai ke pengadilan, akan muncul pidana baru. Memberikan keterangan yang bohong dalam sumpah. Pasalnya baru terhadap Nikita," ujar Umar di Mabes Polri, Jakarta, Rabu (13/4/2016).

Umar mengatakan, dalam konteks undang-undang tentang prostitusi, posisi Nikita menjadi korban, bukan tersangka, kalau pun ada bukti yang mengarahkan ia terlibat aktif dalam perkara itu.

Nikita nantinya akan dibawa ke persidangan sebagai saksi untuk terdakwa dua trafficker-nya, F dan O.

[Baca: Dua Tersangka Kasus Prostitusi Libatkan Nikita Mirzani Segera Disidang]

Pidana memberikan keterangan palsu bisa dikenakan pada Nikita jika dia masih berbohong di persidangan.

"Nanti hakim akan memerintahkan panitera untuk mencatat dan kita akan membuat laporan polisi. Pelapornya kita atas perintah hakim," kata Umar.

Oleh karena itu, penyidik meminta Nikita kooperatif memberikan kesaksian sesuai fakta dalam sidang jika tidak ingin dipidanakan.

"Tergantung nanti dipengadilan dia berani gak. Apa namanya, stabil dengan keterangan dia yang sekarang. Atau dia memberikan keterangan baru yang asli sebenernya di sidang pengadilan," kata Umar.



Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Budaya
Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Budaya
In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Budaya
Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

BrandzView
Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

BrandzView
Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam 'Sang Keris'

Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam "Sang Keris"

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Buku, Film, dan Kecemasan Pembaca

Coming Home with Leila Chudori: Buku, Film, dan Kecemasan Pembaca

Budaya
komentar di artikel lainnya
Close Ads X