Syahrini Mengaku Sering Ditawari Sedot Lemak

Kompas.com - 20/04/2016, 20:02 WIB
Syahrini menghadiri pergelaran busana di Senayan City, Jalan Asia Afrika, Jakarta Pusat, Jumat (15/4/2016). KOMPAS.COM/DIAN REINIS KUMAMPUNGSyahrini menghadiri pergelaran busana di Senayan City, Jalan Asia Afrika, Jakarta Pusat, Jumat (15/4/2016).
|
EditorKistyarini

JAKARTA, KOMPAS.com — Vokalis Syahrini (33) mengaku sering mendapat tawaran untuk menjalani sedot lemak atau liposuction dari sejumlah klinik kecantikan yang disambanginya.

"Pasti sering ditawarkan beberapa klinik juga untuk sedot lemak," katanya seusai konferensi pers SCTV Awards 2016 di SCTV Tower, Jakarta Selatan, Rabu (20/4/2016).

Namun, pelantun "Sesuatu" itu merasa tak memiliki lemak tubuh berlebih, yang harus dihilangkan dengan cara liposuction.

Lagi pula, Syahrini mengaku takut menjalani sedot lemak yang disebut memiliki efek samping yang cukup berbahaya.

"Enggak ada sedot lemak. Enggak berani, takut. Sedot lemak, apa yang mau disedot?" ujar Syahrini.

Pernyataan Syahrini itu sekaligus membantah bahwa ia baru menjalani sedot lemak di Singapura.

Padahal, dalam akun Instagram-nya, @princessyahrini, ia mengunggah video yang berisi kata-kata "sedot lemak".

"Habis ngurusin badan, habis ke dokter. Tuh lihat tuh wanita penuh dengan lemak, selulit gentong (sambil menunjuk adiknya). Kami habis permak di sini, sedotin lemaknya. Empaskan, empaskan lemak-lemak," kata Syahrini.

"Menghempas lemak2 manja. Aunty Incess di negara Singa #PrincesSyahrini #OnDuty #Work #Singapore_18April2016," tulisnya pada keterangan video.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X