Terinspirasi Jimi Hendrix dan Koes Plus, Kelompok Penerbang Roket Bikin Lagu Dangdut

Kompas.com - 29/04/2016, 17:41 WIB
Kelompok Penerbang Roket hai-online.comKelompok Penerbang Roket
EditorAti Kamil

JAKARTA, KOMPAS.com — Kelompok Penerbang Roket (KPR) identik dengan rock n' roll, ugal-ugalan, dan cadas. Tapi, bagaimana jadinya kalau grup musik itu bikin lagu dangdut?

Simak saja "Jimi Hendrikoes", lagu terbaru trio asal Jakarta ini.

Judul "Jimi Hendrikoes" merupakan hasil penggabungan dua nama artis musik yang jadi sumber inspirasi KPR dalam berkarya, yaitu Jimi Hendrix dan Koes Bersaudara/Koes Plus.

"Jimi Hendrikoes" dirilis oleh label rekaman Berita Angkasa Records. Single tersebut diluncurkan untuk kali pertama dalam format box set terbatas alias dicetak hanya sebanyak 50 buah dan sudah ludes terjual.

KPR terdiri atas vokalis/gitaris Rey Marshall, vokalis/pemain bas John Paul "Coki" Patton, dan penggebuk drum Viki Vikranta.

Mereka mengungkapkan bahwa Jimi Hendrikoes merupakan lagu pertama yang mereka ciptakan dengan menggunakan tema fiksi.

Tokoh Jimi Hendrikoes diciptakan oleh mereka sebagai sosok pemusik yang lahir di Surabaya dan bercita-cita menjadi pemusik legendaris.

"Kemudian, Jimi membulatkan tekadnya untuk menjadi bintang. Akhirnya, ia merantau ke Ibu Kota dan tampil di mana saja untuk menghibur orang-orang. Naluri dan kemampuan bergitar mengantarnya ke puncak ketenaran, dan dia berhasil menjadi rockstar," beber Coki.

Lalu, mengapa jadi lagu dangdut?

"Kami memilih dangdut karena ragam musik tersebut adalah salah satu identitas Indonesia. Kelompok Penerbang Roket adalah band rock Indonesia, dengan membawakan dangdut akan memperkuat karakter Indonesia kami. Selain itu, 'Jimi Hendrikoes' menjadi sebuah tantangan baru yang sulit sekaligus menarik bagi kami," ujar Rey.

Setelah box set Jimi Hendrikoes habis terjual, KPR pada akhir April 2016 akan meluncurkan lagi lagu tersebut dalam format kaset versi reguler seharga Rp 50.000.

Kaset yang juga berisi "Let Us Dance Together", lagu cover Panbers, ini bisa didapatkan melalui akun Instagram @beritaangkasamerch. (Alvin Bahar)

Baca artikel aslinya di hai-online.com dengan judul "Terinspirasi Jimi Hendrix dan Koes Plus, Kelompok Penerbang Roket Bikin Lagu Dangdut!".



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Budaya
Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

BrandzView
Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

BrandzView
Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam 'Sang Keris'

Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam "Sang Keris"

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Buku, Film, dan Kecemasan Pembaca

Coming Home with Leila Chudori: Buku, Film, dan Kecemasan Pembaca

Budaya
Coming Home with Leila Chudori-Petty F Fatimah: Membaca Arundhati, Memahami Anjum

Coming Home with Leila Chudori-Petty F Fatimah: Membaca Arundhati, Memahami Anjum

Budaya
Choky Sitohang soal Teori Konspirasi Covid-19: Jangan Ajak Orang Lain Ikut Bingung

Choky Sitohang soal Teori Konspirasi Covid-19: Jangan Ajak Orang Lain Ikut Bingung

Seleb
Coming Home with Leila Chudori: Kesehatan Mental Seniman di Mata Nova Riyanti Yusuf

Coming Home with Leila Chudori: Kesehatan Mental Seniman di Mata Nova Riyanti Yusuf

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Dari Generasi Ketiga, Setelah Amy Tan dan Ha Jin

Coming Home with Leila Chudori: Dari Generasi Ketiga, Setelah Amy Tan dan Ha Jin

Musik
Fans Parasite, Ini Karya Lain Bong Joon-ho yang Tak Boleh Terlewatkan

Fans Parasite, Ini Karya Lain Bong Joon-ho yang Tak Boleh Terlewatkan

BrandzView
komentar di artikel lainnya
Close Ads X