Daniel Craig Ogah Main "James Bond" Lagi walau Ditawari Rp 1,3 Triliun

Kompas.com - 21/05/2016, 17:21 WIB
Sebuah foto yang dibikin pada 28 Oktober 2015 di Berlin, Jerman, memerlihatkan aktor Inggris Daniel Craig berpose untuk para fotografer dalam sebuah sesi foto untuk film baru James Bond, Spectre, yang disutradarai oleh Sam Mendes. AFP PHOTO/TOBIAS SCHWARZ Sebuah foto yang dibikin pada 28 Oktober 2015 di Berlin, Jerman, memerlihatkan aktor Inggris Daniel Craig berpose untuk para fotografer dalam sebuah sesi foto untuk film baru James Bond, Spectre, yang disutradarai oleh Sam Mendes.
EditorIrfan Maullana

PERTH, KOMPAS.com — Aktor Daniel Craig yang sudah empat kali membintangi film tentang agen 007 menampik tawaran honor setara Rp 1,3 triliun untuk kembali tampil di dua film tentang agen rahasia Inggris bernama James Bond itu.

Seperti dilansir dari Daily Mail, Jumat (20/5/2016), para produser studio MGM yang membuat film 007 mengajukan paket penawaran istimewa, termasuk uang, saham, dan posisi sebagai mitra-produser. Namun, semua itu ditolak oleh aktor asal Inggris berusia 48 tahun tersebut.

Craig telah meraup 77 juta dollar Australia atau sekitar Rp 755 miliar dengan membintangi empat film 007, yaitu Casino Royale (2006), Quantum of Solace (2008), Skyfall (2012), dan Spectre (2015).

Ketika Spectre diluncurkan, ia mengaku tidak berminat lagi bermain sebagai James Bond.

Saat itu, Craig mengatakan, "Lebih baik saya pecahkan kaca ini dan iris pergelangan tangan daripada bermain lagi di film Bond."

"Kalaupun saya main lagi, itu pasti hanya karena uang," tambahnya seperti dikutip dalam wawancara bersama Time Out London pada Oktober tahun lalu.

Lalu, siapakah yang akan menggantikan Daniel Craig?

Salah satu pemberi komentar bernama Milly dari Sydney mengaku kurang menyukai karakter James Bond yang dimainkan Daniel Craig.

"Hugh Jackman bisa jadi opsi yang bagus," ucapnya.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Budaya
Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

BrandzView
Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

BrandzView
Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam 'Sang Keris'

Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam "Sang Keris"

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Buku, Film, dan Kecemasan Pembaca

Coming Home with Leila Chudori: Buku, Film, dan Kecemasan Pembaca

Budaya
Coming Home with Leila Chudori-Petty F Fatimah: Membaca Arundhati, Memahami Anjum

Coming Home with Leila Chudori-Petty F Fatimah: Membaca Arundhati, Memahami Anjum

Budaya
Choky Sitohang soal Teori Konspirasi Covid-19: Jangan Ajak Orang Lain Ikut Bingung

Choky Sitohang soal Teori Konspirasi Covid-19: Jangan Ajak Orang Lain Ikut Bingung

Seleb
Coming Home with Leila Chudori: Kesehatan Mental Seniman di Mata Nova Riyanti Yusuf

Coming Home with Leila Chudori: Kesehatan Mental Seniman di Mata Nova Riyanti Yusuf

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Dari Generasi Ketiga, Setelah Amy Tan dan Ha Jin

Coming Home with Leila Chudori: Dari Generasi Ketiga, Setelah Amy Tan dan Ha Jin

Musik
Fans Parasite, Ini Karya Lain Bong Joon-ho yang Tak Boleh Terlewatkan

Fans Parasite, Ini Karya Lain Bong Joon-ho yang Tak Boleh Terlewatkan

BrandzView
komentar di artikel lainnya
Close Ads X