"Suicide Squad", Misi Bunuh Diri Bandit Kelas Kakap

Kompas.com - 04/08/2016, 13:31 WIB
|
EditorIrfan Maullana
JAKARTA, KOMPAS.com — Kematian Superman setelah pertempuran melawan Doomsday menjadi latar belakang tim intelijen yang dipimpin Amanda Waller (Viola Davis) membentuk sebuah tim khusus untuk melindungi manusia.
 
Uniknya, Waller tidak tertarik merekrut Batman (Ben Affleck) bersama Justice League. Ia lebih senang menggunakan jasa para bandit kelas kakap yang mendekam di penjara Gotham City dan Arkham Asylum.
 
Waller punya alasan atas keputusannya. Menurut dia, jika rekrutannya tewas, pemerintah tidak merasa dirugikan lantaran tim tersebut terdiri dari narapidana yang divonis hukuman berat.
 
Satu per satu profil bandit-bandit itu mulai dikenalkan. Mereka adalah Deadshot (Will Smith), figur yang dikenal tak pernah meleset ketika melepaskan tembakan. Bidikannya selalu jitu di titik yang mematikan. Ia memiliki dendam pribadi kepada Batman yang telah menjebloskannya ke penjara Gotham City.
 
Selanjutnya, ada Harley Quinn (Margot Robbie) yang dulu dikenal sebagai psikiater bernama dokter Harleen Quinzel. Ia menjadi sinting lantaran rela berkorban demi The Joker (Jared Leto). Catatan kriminalnya cukup berat hingga ia dikirim oleh Batman ke penjara Arkham Asylum.
 
Jauh dari daratan Eropa dan Amerika, Captain Boomerang (Jai Courtney) menjadi salah satu bandit yang berhasil diringkus The Flash (Ezra Miller) di Australia. Dia memiliki catatan kriminal membobol bank yang menyimpan berlian.
 
Sementara itu, Waller tak lupa menyertakan Killer Croc (Adewale Akinnuoye-Agbaje) dalam tim "impian" yang ia bentuk. Khusus super villain yang hidup di kegelapan gorong-gorong tersebut, Waller menyebutnya sebagai manusia yang mengalami kemunduran mutasi.
 
Pria pemurung dengan tato tengkorak di wajahnya menjadi rekrutan berikut. Diablo (Jay Hernandez) namanya. Ia memiliki kekuatan tidak terkira ketika ia tak kuasa menahan amarahnya.
 
Berikutnya masih ada Slipknot (Adam Beach). Nama terakhir yang dikenalkan setelah para bandit berkumpul dan siap menerima tugas mematikan dengan leher yang terpatri bom mikro.
 
Di sisi lain, Waller tidak mau gegabah lantaran tim ini diisi para bandit yang kapan pun dan di mana saja bisa melarikan diri. Karena itu, ia menyertakan Rick Flag (Joel Kinnaman) untuk memimpin gerombolan ini.
 
Namun, Flag sendiri sudah cukup repot karena ia harus menjaga kekasihnya, Dr June Moon (Cara Delevingne), yang sewaktu-waktu bisa menjelma menjadi penyihir jahat Enchantress. Karena itu, Waller mengutus Katana (Karen Fukuhara) sebagai bodyguard Flag.
 
Setelah super villain itu berkumpul, Flag menjelaskan misi yang harus diemban mereka. Pada kesempatan ini, Waller menjanjikan pengurangan hukuman jika misi sukses dituntaskan. Namun, jika gagal, para bandit akan dieksekusi mati. Begitu pula jika Flag terbunuh, para bandit dipastikan akan menemui ajalnya.
 
"Ini sama saja seperti misi bunuh diri!" protes Diablo.
 
Sayangnya, huru-hara sudah terjadi sebelum tim yang disebut Suicide Squad itu menemukan kekompakan. Salah satu karakter yang sudah disebutkan namanya tiba-tiba membuat kekacauan. Siapakah dia? Apa motifnya?
 
Sementara itu, di luar sana, The Joker muncul tiba-tiba untuk membebaskan kekasihnya, Harley Quinn, yang bergabung dalam tim di bawah komando Flag.
 
Antitesis jagoan super
 
Suicide Squad menjadi salah satu tontonan segar di pertengahan tahun ini. Ketika superhero menggempur industri film dunia, Suicide Squad justru hadir dengan warna berbeda.
 
Bagaimana tidak disebut antitesis? Sebab, bukannya jagoan super yang menyelamatkan dunia, melainkan para bandit kelas wahid yang kali ini bertindak tanpa ampun dan tak segan untuk menghabisi lawan-lawannya kendati mereka adalah manusia yang bermutasi karena pengaruh kekuatan iblis.
 
Nah, karena itu pula dapat dipahami bahwa sutradara David Ayer punya pendekatan khusus untuk misi yang diemban tim Suicide Squad. Pasalnya, andai Justice League yang turun tangan, agaknya bumi belum tentu terselamatkan.
 
Sekali lagi ingat, ini misi bunuh diri! Belum tentu salah satu anggota Justice League mau bunuh diri demi misi ini.
 
Pada sisi lainnya, film ini juga menampilkan sosok manusiawi para bandit. Mereka ditampilkan tidak lebih kejam dari penegak hukum yang terkadang bertindak di luar batas-batas kemanusiaan.
 
Penasaran? Temukan jawabannya di semua jaringan bioskop Indonesia mulai pekan ini.
 
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

 

Konten pilihan untukmu

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.