January Christy Meninggal Setelah Dirawat 17 Hari di RSHS Bandung

Kompas.com - 16/09/2016, 12:15 WIB
|
EditorKistyarini

BANDUNG, KOMPAS.com — Penyanyi senior January Christy dirawat 17 hari di RS Hasan Sadikin (RSHS), Bandung, sebelum meninggal 16 September 2016 pukul 00.46 WIB.

"January Christy masuk RSHS melalui IGD tanggal 26 Agustus 2016, lalu masuk ICU di tanggal yang sama," kata Kepala Sub Humas dan Protokoler Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung, Nurul Wulandhani, dalam keterangan persnya, Jumat (16/9/2016).

Nurul menjelaskan, tanggal 29 Agustus 2016, January masuk ke ruang medical intermediate care (MIC).

"Dan, tanggal 16 September 2016 pukul 00.46, pasien dinyatakan meninggal," ucapnya.

[Baca: Penyanyi January Christy Tutup Usia di Bandung]

Jenazah almarhumah, sambung Nurul, dibawa pihak keluarga dari RSHS sekitar dua jam kemudian atau pukul 03.00 WIB.

Kepergian pelantun "Melayang" ini meninggalkan duka mendalam bagi rekan sesama artis.

Salah satu artis asal Bandung, Man Jasad, menyampaikan rasa dukanya di akun Instagram-nya.

"Hari ini telah berpeluang sang legenda...Pileuleuyan, mugia dipaparin kabagjaan dialam kalanggangeun...#ripjanuarychristy," tulis Man Jasad.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

 

Konten pilihan untukmu

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.