Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Rio Dewanto, Atiqah Hasiholan, dan Cerita Disleksia...

Kompas.com - 11/10/2016, 07:47 WIB
Penulis Reza Pahlevi
|
EditorPalupi Annisa Auliani

KOMPAS.com—Ratusan orang memadati area bioskop Plaza Senayan XXI, Jakarta Pusat, Senin (10/10/2016) malam. Suasana makin riuh ketika Rio Dewanto, Atiqah Hasiholan, Angga Dwimas Sasongko, dan Alex Abbad, muncul di tengah mereka pada sekitar pukul 19.45 WIB.

Tak berhenti di situ, para penonton Studio 1 di bioskop ini pun mendapat kejutan dengan tampilnya Rio di depan layar lebar, sesaat sebelum jadwal pemutaran film. Tak lama, artis-artis yang sudah bikin riuh bioskop itu pun diajak Rio ikut tampil. Ada apa?

Inilah gala premier film "Wonderful Life" garapan sutradara Agus Makkie. Rio dan Atiqah adalah pemeran utamanya. Mereka berdua tampil dalam balutan busana serasi di sini.

Beberapa saat sesudah momen tersebut, film pun diputar. Apa reaksi penonton sesudahnya?

Film ini sangat inspiratif bagi penonton, apalagi orangtua,” ujar Davina (27), salah satu penonton yang ditemui Kompas.com di sana.

Wonderful Life adalah film tentang perjalanan ibu dari seorang anak penyandang disleksia. Mengadaptasi novel terbitan Kepustakaan Populer Gramedia (KPG) berjudul sama, cerita film ini berasal dari catatan harian Amalia Prabowo, ibu dari Aqil yang didiagnosis disleksia.

Davina mengaku sebelum menonton film ini tak tahu sama sekali soal disleksia. Dari film inilah dia mengenal diksi tersebut.

Hal senada juga dirasakan Ajeng (30). “Selain memberikan edukasi mengenai disleksia, dengan film ini orangtua diajarkan untuk lebih perhatian kepada anak,” ujar dia.

Reza Pahlevi Amalia Prabowo (kiri) beserta anaknya Aqil (kanan) usai menonton gala premier film Wonderful Life di Plaza Senayan XXI, Senin, (10/10/2016)
Ditemui pula di lokasi pemutaran film, Amalia berharap orangtua yang mempunyai anak penyandang disleksia harus terus berusaha dan menjaga semangat.

“Sebagai ibu, hal ini memang berat. Namun, (ibu) harus tetap berusaha agar anak mendapatkan yang terbaik,” ujar Amalia.

Amalia berpesan pula, jangan paksa anak menuruti kemauan orangtua. "Beri anak ruang untuk menjadi sesuatu," tegas dia.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+