Penuhi Unsur Pornografi, Video "Mandi Kucing" Nikita Mirzani Ditutup Kominfo

Kompas.com - 19/10/2016, 22:20 WIB
|
EditorIrfan Maullana

JAKARTA, KOMPAS.com - Diary video atau vlog milik artis Nikita Mirzani yang berjudul "Mandi Kucing" diturunkan paksa oleh Kominfo. Hal itu dilakukan karena Kominfo menilai bahwa video tersebut sudah memenuhi unsur pornografi.

Hal itu diungkapkan oleh Kanit II Subdit Cyber Crime Bareskrim Mabes Polri, AKBP Nona Pricilia setelah melakukan koordinasi dengan Kominfo.

"Semalam sudah melakukan take down atau penutupan. Karena memang di dalam isinya sudah terpenuhi unsur UU ITE dan pornografi. Ini bagian dalam klarifikasi," kata Nona saat menggelar jumpa pers di kantor KPAI, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (19/10/2016).

Dari pandangan polisi, video yang diunggah Nikita di situs berbagi video YouTube itu juga sudah melanggar aturan.

"Undang-Undang mengatur larangan untuk mengunggah (konten) pornografi, tidak dibatasi untuk siapapun. Tidak membatasi untuk di bawah 18 tahun. Larangan itu seluruh konten angka 1 Pasal 1 UU 2004," jelas Nona.

Mengenai kemungkinan video ini bisa diakses anak di bawah umur, lanjut Nona, Nikita dapat dijerat dengan hukuman yang lebih berat.

"Artinya tidak terbatas kepada anak di bawah 18 tahun. Posisi paparan terhadap anak di bawah 18 tahun menjadi pemberat hukuman," ujarnya.

"Kalau diakses anak, apalagi digunakan anak, akan diperberat hukumannya sepertiga dari hukuman sebelumnya," lanjut Nona.

Selanjutnya polisi akan berkoordinasi dengan ahli apakah yang berangkutan, dalam hal ini Nikita akan dinyatakan bersalah atau tidak.

"Yang pasti adalah tindakan karena ada laporan ini. Kalau benar didorong aset hukum. Kami juga akan berkoordinasi dengan ahli. Dan ahli ini yang akan menunjukkan apakah yang bersangkutan itu benar-benar bersalah atau tidak," kata Nona.

"Penegak hukum akan bertindak setelah ada laporan. Tidak memberlakukan NM langsung jadi tersangka. Nanti akan ada kesaksian dari ahli," imbuhnya.

Kompas TV Video Nikita Mirzani Tuai Kontroversi
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

 

Konten pilihan untukmu

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.