Daur Ulang Lagu Audy Item, Impian Isyana Sarasvati Terwujud

Kompas.com - 20/10/2016, 08:00 WIB
Vokalis Isyana Sarasvati saat diabadikan dalam jumpa pers Y2Koustic di sebuah restoran cepat saji di kawasan Kemang, Jakarta Selatan, Rabu (18/10/2016). KOMPAS.com/Dian Reinis KumampungVokalis Isyana Sarasvati saat diabadikan dalam jumpa pers Y2Koustic di sebuah restoran cepat saji di kawasan Kemang, Jakarta Selatan, Rabu (18/10/2016).
|
EditorIrfan Maullana

JAKARTA, KOMPAS.com - Penyanyi Isyana Sarasvati (23) dipercaya membawakan kembali lagu milik Audy Item, "Kuterimakan", yang terdapat dalam album Y2Koustic. Kesempatan itu membuat penyanyi kelahiran Bandung, 2 Mei 1993 tersebut gembira.

Pasalnya, Audy merupakan vokalis yang diidolakan Isyana sejak kecil.

"Iya banget, waktu kecil, zamannya kaset, aku suka nyanyiiin di panggung-panggung gitu. Terus sekarang bisa aku nyanyiin," ungkap Isyana dalam jumpa pers Y2Koustic di sebuah restoran cepat saji di kawasan Kemang, Jakarta Selatan, Rabu (19/10/2016).

Isyana tak mau melewatkan kesempatan berharga ini. Bahkan, saat proses kreaatif daur ulang musiknya, ia diizinkan untuk turut mengaransemen komposisi lagu bersama komposer Steven Santoso.

"Jadi awalnya aku ditawarin lagu 'Kuterimakan', terus ternyata itu lagunya Audy. Aku suka banget kan sama lagunya Audy, dan pas aku dengar ya sudah deh mau," ujarnya bercerita.

"Aku kepikiran aransemennya agak beda dikit deh. Aku tanya, 'Boleh enggak aku yang aransemen?'. Ya sudah akhirnya aku aransemen, mesti dengerin ke penyanyi aslinya dulu tuh. Jadi pas ke Audy, Audy-nya juga senang aja tuh," lanjutnya.

Meski lagu ini pernah populer di era 2000-an, Isyana merasa bahwa lagu-lagu hits tahun itu tetap akrab di telinga penyuka musik Indonesia di masa kini.

Menurut dia, hal ini terjadi karena musisi-musisi kala itu selalu berkarya dengan jujur.

"Enggak sih, enggak beban. Aku semangat banget. Karena aku ngerasa lagu 2000-an itu abadi. Karena walaupun kita di era sekarang, lagu-lagu itu tetep masih selalu kita ingat. Mungkin aku rasa kenapa abadi? Karena yang buat itu enggak ada pikiran kali ya. Jujur gitu. Benar-benar seniman yang mencintai musik. Karakternya kuat banget," ucapnya.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X