Ini Penyebab Ashanty Lagi-lagi Tak Bisa Bersalin Normal

Kompas.com - 20/10/2016, 17:17 WIB
Anang Hermansyah dan Ashanty usai kegiatan Sosialisasi UU Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta di Mapolda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Kamis (6/10/2016). KOMPAS.com/ANDI MUTTYA KETENGAnang Hermansyah dan Ashanty usai kegiatan Sosialisasi UU Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta di Mapolda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Kamis (6/10/2016).
|
EditorIrfan Maullana

JAKARTA, KOMPAS.com - Penyanyi Ashanty tengah menanti kelahiran anak keduanya yang kini berusia sembilan bulan di dalam kandungan. Namun, istri musisi Anang Hermansyah ini harus gigit jari karena kembali tak bisa merasakan bersalin secara normal.

"Check up terakhir dokter hari ini, mau coba banget lahiran normal biar tau rasanya, ternyata enggak bisa," tulisnya dengan menyertakan emoji sedih dalam akun Instagram @ashanty_ash, Kamis (20/10/2016).

Untuk diketahui, Ashanty melahirkan putri pertamanya, Arsy Adara Musisia Nurhermansyah, dengan bantuan bedah cesar karena terjadi ia mengalami pengentalan darah pada 2014 lalu.

Setelah hampir dua tahun belalu, bekas jahitan bedah cesar yang dulu dinilai belum aman untuk persalinan normal. 

"Ini darahnya aman tapi jarak jahitan cuma setahunan. Tadi di-check lagi enggak aman buat normal. Jahitan luar kering, tapi dalemnya masih basah dan riskan," tulis Ashanty.

Kendati begitu, ia berharap anak keduanya bisa lahir dengan lancar bertepatan dengan hari peringatan Sumpah Pemuda nanti.

"Doain ya 28 Okt ini pas Sumpah Pemuda baby-nya bisa lahir sehat, lengkap, sempurna, dan diberi kelancaran. Amin ya Allah," tulis Ashanty lagi.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X