Tukul Arwana Menolak Pentas untuk Pilkada

Kompas.com - 25/10/2016, 19:30 WIB
Tukul Arwana memandu acara Empat Mata di Stasiun Televisi Trans 7, Rabu (15/10) malam. KOMPAS IMAGES/KRISTIANTO PURNOMOTukul Arwana memandu acara Empat Mata di Stasiun Televisi Trans 7, Rabu (15/10) malam.
EditorAti Kamil

JAKARTA, KOMPAS.com -- Pelawak Tukul Arwana (53) menolak pentas untuk acara kampanye atau kegiatan apa pun terkait pemilihan kepala daerah.

Kendati demikian, dia akan dengan senang hati datang jika diundang para calon kepala daerah untuk acara pribadi.

"Kalau calon-calon kepala daerah mengundang saya untuk acara pesta ulang tahun, khitanan putranya, pernikahan putrinya, atau acara-acara pribadi lainnya, baru saya mau datang," ujarnya saat ditemui di Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah, Jumat (21/10/2016).

Tukul saat ini tercatat sebagai warga DKI.

Dia tidak hanya menolak pentas untuk Pilkada DKI, tetapi juga untuk pilkada daerah lainnya.

"Donald Trump dan Hillary Clinton sebenarnya juga mau nanggap saya pentas untuk pilpres dengan bayaran dollar. Namun, bagaimanapun juga saya tetap tidak mau," katanya berkelakar.

Tukul mengaku sejak lama dirinya tidak ingin mencampuradukkan antara politik dan seni.

Selain benar-benar ingin murni sebagai seniman sejati, hal ini sengaja dilakukannya agar tidak terjadi kesalahan persepsi di kalangan penggemarnya bahwa dia mendukung calon-calon tertentu.

Kendati demikian, sebagai warga negara yang baik, Tukul menegaskan, dirinya akan menggunakan hak suaranya pada ajang pemilihan apa pun termasuk pilgub DKI mendatang.

"Menggunakan hak suara adalah bentuk kecintaan, kepedulian terhadap negara," ujarnya serius. (EGI)

Versi cetak artikel ini terbit di harian Kompas edisi 25 Oktober 2016, di halaman 32 dengan judul "Menolak Pentas untuk Pilkada".

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

 

Konten pilihan untukmu

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.