Film "Rambo" Akan Digarap Tanpa Sylvester Stallone

Kompas.com - 29/10/2016, 11:55 WIB
Sylvester Stallone saat membintangi Rambo: First Blood pada 1982. ISTIMEWASylvester Stallone saat membintangi Rambo: First Blood pada 1982.
|
EditorIrfan Maullana

KOMPAS.com - Tahun lalu film Creed dinilai jadi penanda kembalinya artis peran kawakan Sylvester Stallone sebagai petinju legendaris Rocky Balboa. Kini, satu lagi karakter ikonik Stallone bakal kembali ke layar lebar dengan aktor baru yang akan mengenakan ikat kepala merah.

Situs web hiburan Entertainment Weekly telah mengonfirmasi bahwa rumah produksi Nu Image/Millennium Films berencana untuk mendaur ulang Rambo dengan jalan cerita film yang baru.

Ariel Vromen (The Criminal) ditunjuk menjadi sutradara untuk film Rambo: New Blood yang bakal digarap berdasarkan naskah karya Brooks McLaren, dan didukung para pemeran yang baru serta aktor muda sebagai jagoannya.

Dari berita yang dilansir The Hollywood Reporter, sejauh ini Stallone dikabarkan tak masuk radar proyek Rambo. Pasalnya, pihak studio akan membentuk karakter Rambo seperti James Bond.

Sebagai informasi, versi asli Rambo dicipta oleh David Morrell pada 1972 lewat novel "First Blood". Karakter John Rambo seluruhnya telah dimainkan Sylvester Stallone dalam empat episode yang dimulai dari karya arahan Ted Kotcheff (1982).

Setelah era 1980-an, Stallone yang dikenal sebagai mega bintang dalam First Blood, kembali memainkan perannya sebagai Rambo pada 2008. Dalam kesempatan ini Stallone bertindak sebagai aktor sekaligus sutradara.

Pada awal tahun ini, Stallone mengatakan kepada Variety bahwa ia tidak berencana untuk memasang ikat kepala merahnya lagi sebagai Rambo. Dia mengaku bahagia bahwa kisah Rambo telah tuntas sejak film terakhir yang dirilis 2008 lalu.

"Hatiku menginginkannya, tetapi tubuhku berkata, 'Diam di rumah!'" katanya ketika itu.

"Rasanya seperti petarung yang ingin kembali untuk menuntaskan ronde terakhirnya. Namun dia akhirnya akan kalah. Jadi... (saya memutuskan) tinggalkan (peran ini) untuk orang baru."

Tahun lalu, ketika mempromosikan Creed, Stallone pernah ditanya mengenai siapa aktor pilihannya yang dirasa pantas berperan sebagai Rambo berikutnya. Ia pun menjawab dan menyebutkan bahwa pilihannya jatuh kepada artis peran Ryan Gosling.

"Pasti luar biasa, dia salah satu aktor favorit saya. Faktanya dia juga mengenalku... Dia yang terbaik. Saya juga merasa tersentuh dengan apa yang pernah ia katakan."

Pada Desember tahun ini Millennium berencana untuk mengangkat kisah Rambo ke serial layar kaca dengan fokus cerita yang tertuju pada putra Rambo, JR.



Sumber www.ew.com
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Goenawan Mohamad tentang Gandari, 'Tempo', dan Don Quixote

Goenawan Mohamad tentang Gandari, "Tempo", dan Don Quixote

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Budaya
Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Budaya
In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Budaya
Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

BrandzView
Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

BrandzView
Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam 'Sang Keris'

Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam "Sang Keris"

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Budaya
komentar di artikel lainnya
Close Ads X